Masyarakat Boltim Diminta Proaktif Cegah Penyakit Malaria

Masyarakat Boltim Diminta Proaktif Cegah Penyakit Malaria
Bolmora – Boltim
Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mencegah penyebaran wabah penyakit malaria yang disebabkan gigitan nyamuk jenis Anopheles betina.
“Meski pada 2014 Boltim ditetapkan sebagai daerah bebas malaria dengan diserahkannya piagam eliminasi malari oleh pemerintah pusat, akan tetapi tindakan antisipasi harus tetatp kita lakukan. Mengingat, daerah kita rentan terserang penyakit malaria,” ujar Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi, Rabu (11/5/2016) kemarin.
Dikatakan Marsidi, wilayah Boltim adalah dataran rendah yang disukai
nyamuk penyebab malaria, karena sebagian wilayah belumpur.
“Memang ini adalah sebuah tantangan. Namun, upaya pencegahan terus kita maksimalkan,” kata dia.
Ditambahkannya, selain ada upaya pencegahan dari pemerintah, masyarakat juga diharuskan untuk menjaga kebersihan lingkungan, termasuk salurah-saluran air.
“Selain ada sosialisasi, diharapkan juga kepada masyarakat supaya bisa proaktif dalam melakukan pencegahan penyakit malaria ini,” imbuhnya.(mg-05/ady)



