1.011 Pelaku Usaha Perikanan di Kabupaten Bolsel Sudah Memegang Kartu BerKAH
BOLMORA.COM, BOLSEL – Setelah dilaunching pada 9 Maret 2021, Kartu BerKAH yang merupakan kartu asuransi jiwa bagi petani dan pelaku usaha perikanan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), kini sudah bisa dinikmati oleh sejumlah penerima.
Unuksaat ini, sudahsebanyak 1.011 pelaku usaha perikanan yang telah mengantongi kartu BerKAH, dari kouta yang disediakan 1.500. Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bolsel Awaludin Lamaluta, Rabu (14/4/2021).
Menurutnya, sebelumnya Dinas Perikanan telah melakukan pendataan bagi para pelaku usaha perikanan yang akan menerima.
“Memang, pendataan harus teliti dan valid, tidak boleh sang penerima memiliki pekerjaan double,” ujarnya.
Dikatakan, saat ini masih ada 489 pelaku usaha perikanan yang sedang dilakukan pendataan oleh tim Dinas Perikanan.
“Dari tim akan turun langsung ke rumah penerima. Setelah pendataan sudah valid, secara langsung akan diserahkan kepada BPJS Ketenagakerjaan, yang,” pungkasnya.
Awaludin juga mengatakan, bagi pelaku usaha perikanan pemegang kartu BerKAH, tidak perlu khawatir soal pembayaran per bulan ke BPJS.
“Nantinya, pemerintah daerah yang akan membayar ke pihak BPJS Ketenagakerjaan. Setiap bulan Rp16.800 per orangnya,” sebutnya.
Diketahui, Kartu BerKAH adalah program dari pasangan Bupati Iskandar Kamaru dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, saat pilkada serentak tahun 2020. Tak butuh lama, pasangan dengan jargon BerKAH (Bersama Kamaru-Abdul Hamid)ini, dalam 100 hari masa kerja sudah melaunching kartu BerKAH.
(Nanda)



