Kunjungan Menteri Desa dan PDTT, Bupati Berhasil Melobi Bantuan untuk Sepuluh BUMDes di Bolmong
BOLMORA, ADVERTORIAL – Komitmen Bupati Kabupaten Bolaang Mondondow (Bolmong) Yasti Sopredjo Mokoagow, dan Waki Bupati Yanny Ronny Tuuk, untuk membangun daerah mulai dari desa, terus ditunjukan. Hal itu tercermin dengan memanfaatkan kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo, pada Kamis (12/4/2017).

Dalam kunjungan kerja Menteri Desa dan PDTT di Kecamatan Lolayan, Bupati Yasti berhasil melobi bantuan, berupa dana stimulan bagi sepuluh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di Bolmong. Hal ini membuktikan bahwa komitmen Srikandi Bolmong ini, untuk membangun dan memajukan daerah lumbung beras sangat terlihat. Berkat lobi bupati yang baru dilantik sepuluh bulan ini, sepuluh desa yang ada di Bolmong bisa mendapat bantuan sebesar Rp50 juta per desa.

Menteri Desa dan PDTT Eko Putro Sandjojo, menyampaikan akan memberikan bantuan Rp50 juta kepada sepuluh BUMDes terbaik yang ada di Kabupaten Bolmong. Hal inipun diungkapkannya di depan 200 sangadi yang hadir saat kunjungan kerja di Kabupaten Bolmong, tepatnya di Kecamatan Lolayan.
Menteri berharap dana tersebut akan mampu menunjang pengelolaan BUMDes. Selain itu, sepuluh BUMDes terbaik akan diberangkatkan ke Desa Ponggo untuk melakukan studi banding.

Dalam kesempatan tersebut, bupati menyampaikan heran dengan dana desa (Dandes) di Kabupaten Bolmong. Pasalnya, untuk 2018 ini Dandes di Bolmong terjadi penurunan.
Dikatakan, hal ini harus diketahui oleh Meteri Desa dan PDTT. Sebab, desa-desa yang ada di wilayah Bolmong sangat luas. Yang mana, satu desa di Bolmong, luas wilayanya sama dengan satu kecamatan yang ada di Jawa. Sehingga itu, jika dana Rp1 Miliar dinilai kurang untuk pembangunan infrastruktur di setiap desa.
Ditambahkannya, Pemkab Bolmong sudah siap dengan Anggaran Dana Desa (ADD) 10 persen yang dipersyaratkan.
Di satu sisi, lanjut bupati mantan anggota DPR RI dua periode ini, Pemkab Bolmong sangat siap, walaupun Dandes di satu desa dianggarkan Rp2 Miliar, karena itu akan membangun Bolmong mulai dari desa.
Diungkapkannya, sebenarnya Pemkab Bolmong sudah menyiapkan dua hingga tiga desa untuk dikunjungi oleh Menteri terkait Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) dan padat karya, namun dipahami bahwa waktu kunjungan Menteri sangat singkat. Yasti berharap, lain waktu Menteri berkesempatan untuk meninjau desa-desa di Kabupaten Bolmong.

Diakhir sambutannya, bupati menyampaikan mulai tahun ini Dandes di Kabupaten Bolmong sudah menggunakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).
Pun atas nama masyarakat dan jajaran Pemkab Bolmong, bupati low profile ini mengucapkan terima kasih, dan memberikan penghargaan setinggi-tinginya kepada menteri dan seluruh rombongan dari Jakarta.
Tampak penyambutan Menteri Desa dan PDTT berjalan dengan baik. Bupati bersama rombongan disambut dengan tarian. Kunjungan kerja ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan Prukades di Kabupaten Bolmong.
Turut hadir dalam kesempatabn itu, Sekretaris Daerah Tahlis Gallang, Kapolres Bolmong AKBP Gani F. Siahaan, Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Sigit Dwi Cahyono, para asisten, pimpinan SKPD, dan unsur Forkopimda.(adve/agung)



