Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

DaerahMinahasa Selatan

Bupati Minahasa Selatan Bahas Ekonomi Biru dan Pariwisata Bahari Bersama CTI-CFF dan Manengkel Solidaritas

Audiensi di Kantor Bupati Minahasa Selatan membahas rencana Sustainable Business Forum 2026 untuk mendorong investasi berkelanjutan, pengembangan ekonomi biru, dan promosi pariwisata bahari.

Ekonomi biru Minahasa Selatan menjadi topik utama dalam audiensi antara Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., dengan Perkumpulan Manengkel Solidaritas dan perwakilan Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF).

Pertemuan yang berlangsung Jumat, 13 Maret 2026 di Kantor Bupati Minahasa Selatan tersebut membahas berbagai peluang pengembangan ekonomi berbasis kelautan sekaligus promosi pariwisata bahari Minahasa Selatan.

Audiensi ini juga menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana penyelenggaraan Sustainable Business Forum 2026, sebuah forum yang akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas investasi berkelanjutan di sektor kelautan.

Forum ini akan fokus pada:

  • Penguatan ekonomi biru Minahasa Selatan
  • Pengembangan usaha masyarakat pesisir
  • Promosi potensi pariwisata bahari Minahasa Selatan

Selain itu, kegiatan tersebut juga akan dirangkaikan dengan Underwater Photography Competition atau lomba fotografi bawah laut.

Ajang ini diharapkan mampu memperkenalkan keindahan ekosistem laut Minahasa Selatan kepada masyarakat luas sekaligus mendukung promosi destinasi wisata bahari daerah.

CTI-CFF Coral Triangle Initiative merupakan kerja sama multilateral yang melibatkan enam negara di kawasan Segitiga Terumbu Karang, yaitu:

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Filipina
  • Papua Nugini
  • Timor Leste
  • Kepulauan Solomon

Inisiatif regional ini bertujuan melindungi ekosistem laut, memperkuat konservasi perikanan, serta mendorong pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan pengembangan ekonomi biru Minahasa Selatan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan laut.

Dalam pertemuan tersebut juga dipaparkan sejumlah program yang telah berjalan untuk mendukung konservasi pesisir dan terumbu karang.

Salah satu kontribusi datang dari PT Cargill Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Program tersebut meliputi:

  • Rehabilitasi terumbu karang
  • Penanaman mangrove di kawasan pesisir
  • Program kebersihan pantai di Desa Kapitu

Selain itu, Global Nature Fund dari Jerman turut memberikan dukungan berupa pendanaan pembangunan fasilitas desa ekowisata Kapitu.

Perkumpulan Manengkel Solidaritas juga berperan aktif dalam mendampingi berbagai program lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Organisasi ini membantu menyediakan:

  • Peralatan kebersihan pantai
  • Dukungan peralatan kerja bagi BUMDes
  • Penguatan pengelolaan kawasan mangrove
  • Pendampingan kelompok masyarakat pengawas lingkungan

Upaya tersebut bertujuan memperkuat sistem pengawasan dan pelestarian lingkungan di wilayah pesisir Kapitu.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menyambut positif berbagai inisiatif kolaboratif yang mendukung pengembangan ekonomi biru Minahasa Selatan.

Bupati Franky Wongkar menilai sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, serta lembaga internasional sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui kerja sama tersebut, Minahasa Selatan diharapkan mampu mengembangkan sektor pariwisata bahari dan ekonomi kelautan secara berkelanjutan.

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga terkait, antara lain:

  • Hanung Cahyono, Deputy for Corporate Services CTI-CFF Regional Secretariat
  • Sella Runtulalo, Ketua Umum Perkumpulan Manengkel Solidaritas
  • Sonny Tasik Jawa, Pengarah Manengkel Solidaritas
  • Marthen Sorongan, perwakilan PT Cargill Indonesia di Amurang
  • Pingkan Mandagie, Ketua DPW Tiga Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Sulawesi Utara
  • Christin Nayoan, Sekretaris IPI Sulut

Selain itu, hadir pula para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan ekonomi biru Minahasa Selatan, memperluas promosi wisata bahari, serta menjaga keberlanjutan ekosistem laut di wilayah tersebut.

Yani Najoan

Biro Liputan Minahasa Selatan

Berita Terkait

Back to top button