Bolmong

Sejumlah Desa di Bolmong Mulai Terapkan “Semi Lock Down”

BOLMORA.COM, BOLMONG — Sejumlah desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai siaga dengan kedatangan warga luar daerah Sulut. Kesiapsiagaan mereka, di tengah masih dibukanya jalur penerbangan dan pelabuhan, wajib diacungi jempol.

Saat melakukan patroli, Kamis (26/3/2020), Sangadi Desa Sinsingon, Kecamatan Passi Timur, Franti Piring beroleh kabar buruk. Ada beberapa warga dari Jakarta hendak masuk desa tersebut.

“Kabarnya mereka sudah berada di bandara,” kata dia. Minggu (29/3/2020)

Begitu mereka tiba, Franti langsung menghubungi pegawai kesehatan. Mereka diperiksa lantas diminta untuk karantina diri selama 14 hari.

“Ternyata keluarga itu paham prosedurnya, mereka langsung mandi dan mengisolasi diri. Jika ada keluhan penyakit akan langsung hubungi petugas medis,”kata dia.

Franti menegaskan, isolasi bukan berarti keluarga tersebut dikucilkan. Mereka menyediakan orang khusus untuk menyuplai makanan dan kebutuhan pokok pada keluarga tersebut.

“Mereka tetap bagian dari kami yang kami kasihi, tapi prosedur tetap harus dijalankan,” katanya.

Ia mengatakan, membentuk patroli khusus untuk mengawasi datangnya orang dari luar daerah. Patroli berlangsung hingga malam hari.

“Kami membantu pemerintah untuk mencegah menularnya virus berbahaya ini,” kata dia.

Kepala Desa Passi, Delianto Bengga membeber, pihaknya sudah membentuk tim relawam corona. Salah satu tugas tim adalah memantau jika ada warga luar masuk desa.

“Jam malam mulai berlaku, jika ada warga luar tanpa alasan jelas tidak boleh masuk desa,” kata dia.

(Agung).

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button