Ini Tanggapan Pemda Bolsel Terkait Dua Oknum ASN Diduga Terjerat Kasus Narkoba

0
379
Ini Tanggapan Pemda Bolsel Terkait Dua Oknum ASN Diduga Terjerat Kasus Narkoba
gambar Ilustrasi

BOLMORA.COM, BOLSEL – Pemda (Pemerintah Daerah) Kabupaten Bolsel (Bolaang Mongodow Selatan) sangat meyayanngkan atas kejadian yang menimpa dua oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) yang diduga terjerat kasus narkoba jenis sabu-sabu.

“Pemda sengat meyayangkan dan prihatin dangan kejadian yang menimpa mereka. Ini kejadian yang tak terduga. Namun, masyarakat diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” ujar Kepala Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kabupaten Bolsel Aldy Setiawan Gobel, melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (18/3/2020).

Menurutnya, Pemda Bolsel menghormati proses yang sedang berlangsung saat ini. Untuk status ASN mereka, Pemda sendiri akan menunggu proses dari penegak hukum, sampai ada putusan tetap.

“Hukuman bagi PNS yang menggunakan atau mengedar narkoba mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS. Di mana, yang bersangkutan dapat dijatuhi hukuman berat, sedang ataupun ringan sesuai dengan hasil pemeriksaan,” terang Aldy.

Lanjut dia, apabila masa hukuman kurang dari dua tahun, maka masih ada pemeriksaan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan. Apa itu diberhentikan atau yang dijatuhi sanksi hukuman, seperti turun pangkat sampai bebas jabatan.

“Dalam proses pemberhentian, ASN harus menunggu putusan pengadilan. Kategori pemberhentian bisa dengan cara hormat ataupun tidak terhormat,” tandasnya.

Diaktakan, tidak ada bantuan hukum bagi oknum ASN yang terjerat kasus yang sifatnya “extra ordinary crime”.

“Pemda berharap, ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat lebih khusus di lingkungan ASN. Semoga ini menjadi yang terakhir di daerah yang sama-sama kita cintai ini,” imbuh Aldy, yang melekat sebagai juru bicara Pemda Bolsel.

 Sekadar dikatahui, selang dua hari terakhir, Subdit III Ditresnarkoba (Direktorat Reserse Narkoba) Polda Sulut berhasil menangkap tiga orang yang diduga kuat sebagai pengguna dan pengedar narkoba jenis sabu-sabu di Kabupaten Bolsel.

Dua terduga tersangka yang ditangkap pada Selasa (17/3/2020), adalah oknum ASN di Sekretariat DPRD Kabupaten Bolsel, masing-masing berinisial SL dan IS. Keduanya dinyatakan positif mengkonsumsi sabu-sabu setelah menjalani pemeriksaan.

Selanjutnya, pada Rabu (18/3/2020), Ditresnarkoba kembali berhasil satu oknum anggota DPRD Bolsel berinisial FT.

Penagkapan kepada dua oknum ASN dan oknum anggota DPRD Bolsel itu dilakukan di lokasi berbeda, dan waktu yang berbeda.

Hal itu pun dibenarkan oleh Direktur Reserse Narkoba (Dirnarkoba) Polda Sulut Kombes Pol. DR. Eko Wagiyanto, S.I,K., S.H., M.H.

Dia menyebut pihaknya melakukan penangkapan terhadap dua oknum ASN dan satu oknum anggota DPRD di Bolsel, yang diduga kuat menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

“Tapi pada saat ini, oknum anggota DPRD Bolsel masih menjalani tes urine di rumah sakit. Sedangkan untuk dua oknum ASN sudah terbukti menggunakan narkoba jenis sabu-sabu,” jelas Eko Wagiyanto, saat menggelar jumpa pers, Rabu (18/3/2020).

(*/Gun)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here