✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Bolmong

Harga Gas Elpiji 3 Kg di Bolmong Semakin Tak Wajar

BOLMORA.COM, BOLMONG – Beberapa warga di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) hanya bisa pasrah menyusul tingginya harga elpiji. Salah satu warga Desa Lolan, Kecamatan Bolaang Timur, terpaksa membeli elpiji bersubsidi 3 kilogram dengan harga Rp25 ribu.

“Harga elpiji di sini sudah sering seperti ini. Mau giamana lagi, daripada tidak masak,” keluh ibu 38 tahun, yang tidak mau disebutkan namanya.

Padahal menurutnya, jika dibeli di pangkalan, Harga Eceran Tertinggi (HET) hanya Rp18 ribu, tapi pangkalan elpiji di dekat rumahnya selalu kosong, namun di warung selalu ada stok.

“Di pangkalan elpiji 3 ilogram di sini sering kosong, makanya selalu beli di warung, walaupun haganya mahal,” katanya.

Iapun berharap, pemerintah setempat dan pertamina bisa menormalkan kembali harga gas bersubsidi untuk warga miskin tersebut.

“Saya berharap ada perhatian dari pemerintah. Apalagi kami orang tidak mampu,” ucapanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan ESDM George Tanor, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan ini dan akan turun ke lapangan untuk mengecek. 

“Kita pasti akan menindaklanjuti keluhan ini. Kalau elpiji 3 kilogram berdasarkan HET harganya Rp18 ribu,” ujarnya.

(agung)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button