Ijazah Paket C Setara dengan Ijazah Reguler

0
649
Ujian penyetaraan atau yang lebih familiar Ijazah paket C adalah merupakan upaya perluasan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan. Berdasarkan ketentuan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolmut Abdul Nazarudin Maloho

BOLMORA.COM, BOLMUT – Ujian penyetaraan atau yang lebih familiar Ijazah paket C adalah merupakan upaya perluasan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan. Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 27 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Kegiatan Belajar Paket C merupakan program pendidikan menengah pada jalur pendidikan nonformal yang dapat diikuti oleh peserta didik yang ingin menyelesaikan pendidikan setara SMA/MA. Lulusan Program Paket C akan mendapatkan ijazah dan diakui setara dengan ijazah SMA/MA serta memiliki keterampilan untuk bekerja dan atau mematuhi dunia usaha/industri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bolmut Abdul Nazarudin Maloho, melalui Bidang Paud Dikmas Hilda Potabuga saat dimintai penjelasan tentang legalitas ijazah paket C diruang kerjanya, rabu (13/03) mengatakan, ijazah paket C setara dan diperlakukan sama dengan ijazah reguler.

“Mekanisme paket c harus melalui pendaftaran di SPNF SKB, setelah itu harus ikut proses pembelajaran seminggu 3 kali pertemuan antara peserta ujian penyetaraan dan guru pembimbing minimal selama 1 tahun serta masi banyak lagi syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon peserta, juga harus ikut simulasi untuk memastikan peserta didik penyetaraan mempunyai kualitas dan memiliki kemampuan serta keahlian”, jelasnya.

Hilda juga menegaskan, bahwa, sesuai dengan surat edaran menteri pendidikan nasional pada tahun 2006 dengan gamblang mengatakan,

I. Setiap orang yang lulus ujian kesetaraan Paket A, Paket B atau Paket C masing-masing memiliki hak eligibilitas yang sama dan setara dengan berturut-turut pemegang ijazah SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK untuk dapat mendaftar pada satuan pendidikan yang lebih tinggi.

II. Status kelulusan program pendidikan kesetaraan Paket C memiliki hak eligibilitas yang setara dengan pendidikan formal dalam memasuki lapangan kerja.

III. Setiap lembaga diminta mematuhi ketentuan perundang-undangan tersebut di atas agar tidak diindikasikan melanggar Hak Asasi Manusia.

“Jika peserta didik ujian penyetaraan mengikuti sesuai dengan prosedural serta memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, maka, ijazah yang dikantongi oleh peserta didik tersebut sah dan setara dengan ijazah reguler lainnya”, tutup Potabuga.

(awall)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here