Anleg DPRD Buol Minta Sagtas Bertanggung Jawab Soal Almarhum ZD
BOLMORA.COM, BUOL – Anleg DPRD Kabupaten Buol Ahmad Andi Makkah memintah Satgas Covid-19 Pemkab Buol bertanggung jawab terhadap almarhum ZD yang di vonis meninggal dunia karena positiv Covid-19 padahal tes Swab belum keluar.
“Menurut saya tim gugus tugas Covd-19 harus mempertanggung jawabkan permasalahan ini kepada rakyat Buol terutama keluarga yang terasa di lecehkan dengan hasil Swab yang simpang siur,”tulis Andi Makkah via WhatsApp kepada Bolmora.com, Sabtu (13/02/21).
Bentuk pertanggung jawaban dimaksud kata Andi Makkah, karena sejauh ini belum ada penjelasan dari Satgas Covid-19 kenapa almarhum selama menjalani perawatan diterapkan protokol Covid-19 dengan cara isolasi diruang khusus Covid-19.
“Ternyata nanti setelah meninggal baru ada hasil labnya. Berarti tim gugus belum mempertanggungjawabkan ke keluarga dan publik soal kejadian itu. Berarti ada kesalahan itu harus di pertanggungjawabkan karena menyangkut SOP yang salah dalam penanganan pasien,”terang Andi Makkah.
Ironisnya lagi, belum ada hasil tes laboratorium pemakaman dilakukan protokol Covid-19 dan ternyata hasilnya keluar negativ. Politisi Gerindra itu pun menilai peristiwa itu menunjukan kecerobohan juru bicara Sagtas Covid-19 Pemkab yang mempublis status pasien.
Terhadap kondisi itu Andi Makkah pun memintah pimpinan DPRD Buol segerah mengundang Satgas Covid-19 untuk menjelaskan persoalan tersebut ke DPRD sebelum ada gejolak demonstrasi dari masyarakat.
“Sebagai wakil rakyat saya sangat memprihatinkan kondisi ini terjadi. Saya minta gugus tugas harus menjelaskan ke DPRD agar terang benderang di mata keluarga dan masyarakat Buol soal insiden tersebut,”pungkas Andi Makkah.
(Syarif)



