4 Tahun Memimpin Bolsel, Pasangan BERKAH Gelar Upacara

BOLMORA.COM, BOLSEL — Memperingati empat tahun kepemimpinan sebagai kepala daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Bupati Haji Iskandar Kamaru S.Pt dan Wakil Bupati (Wabup) Deddy Abdul Hamid, menggelar upacara Korpri di Lapangan Kantor BKPSDM, Panango, Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, Bolsel. Selasa 18 Februari 2020.
Dalam sambutannya, Top Eksekutif di tanah bervisi religius menyampaikan pencapaian pencapaian program pembangunan yang telah ditorehkan.
“Hari ini adalah empat tahun kepemimpinan kami dalam membangun Kabupaten yang semakin kita cintai ini, tentunya tidak sedikit persoalan dan dinamika yang terjadi, baik persoalan pemerintahan maupun kemasyarakatan yang tentunya menjadi bagian dari tanggung jawab kami untuk terus bekerja memberikan arah perubahan yang berarti bagi daerah ini,” ujar Bupati.
Tidak sampai disitu, selang empat tahun ini Kabupaten Bolsel mendapat pengakuan yang cukup membanggakan baik yang berskala regional maupun Nasional.
“Pertama Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kelima kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia yakni dari tahun 2014 sampai tahun 2018,” ujar bupati dengan bangga.
Bolsel juga menjadi kabupaten tercepat di Sulut dalam hal penyaluran Dana Desa (Dandes) dan Alokasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2020.
“Penghargaan sebagai instansi yang menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) dalam pelaksanaan seleksi CPNSD oleh Badan Kepegawaian Negara RI tahun 2018,” ujarnya.
Kemudian Pemkab Bolsel juga menerima bantuan anggaran PIID PEL dari Kemendes RI sebesar Rp 1,3 Miliar untuk pengembangan ekowisata di Desa Transpatoa.
Kabupaten Bolsel juga menjadi kabupaten dengan penyelenggaraan pemerintahan terbaik di Sulut dengan diraihnya nilai sangat tinggi pada pelaporan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD) tahun 2016 sampai dengan 2018.
“Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) yang saat ini telah memperoleh nilai B, dan ini merupakan capaian yang cukup membanggakan bagi kabupaten yang baru berusia 11 tahun,” jelasnya.
Begitu juga dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik pada angka 64,49.
“Jumlah penduduk miskin di Bolsel mengalami penurunan sebesar 0,56 persen yakni menjadi 13,60 persen pada tahun 2018,” ujarnya.
Ini semua adalah upaya dalam mewujudkan Nawacita Presiden RI serta visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.
“Yakni dengan mensukseskan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK),” tandasnya.
Hadir dalam pelaksanaan upacara, Pimpinan dan jajaran DPRD Bolsel, Forkopimda, Sekda, Ketua Pengadilan Agama, Kakan Kemenag, Staf Ahli, Staf Khusus Bupati, Para Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kantor dan Bagian, Camat, Sangadi, dan lain sebagainya.
(**)



