Jusnan Paparkan Program Unggulan Dinkes Bolmut di Tahun 2020
BOLMORA.COM, BOLMUT – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Jusnan C. Mokoginta, memaparkan program-program unggulan di tahun 2020, pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2020 Pemkab Bomut. Pemaparan program diinstansi yang dipimpinnya tersebut disaksikan oleh seluruh peserta rapat, mulai dari pimpinan SKPD dan camat serta kepala desa se-Bolmut.
Menurutnya, di tahun 2020 ini ada perubahan besar dalam kebijakan anggaran di Dinkes Bolmut. Di mana, untuk Dana Alokasi Umum (DAU) semakin berkurang. Akan tetapi, Dana Alokasi Khusus (DAK) semakin meningkat.
“Maka untuk mensiasati kekurangan anggaran, Dinkes Bolmut membidik dana dari pusat, yaitu DAK. Alhamdulillah, selama tiga tahun berturut-turut Dinkes Bolmut berhasil mendapatkan DAK kurang lebih Rp50 Miliar per tahun,” terang Jusnan.
Berikut Program Unggulan Dinkes Bolmut di Tahun 2020 :
1. Universal Health Coverage JKN Melalui Program “IDEAL”. Anggaran DAU sebesar Rp.8.319.588.000 miliar.
Program ini adalah amanat Undang-undang Nomor: 40 tahun 2014 tentang jaminan sosial bagi seluruh rakyat indonesia dan telah dipenuhi oleh Pemda Kabupaten Bolmut.
2. “SIDIA” Selamatkan Bayi dan Ibu Melahirkan Untuk Menurunkan AKI dan AKB/Jampersal. Anggaran DAU sebesar Rp. 847.365.800, dan DAK sebesar Rp.690.750.000. Total Rp.1.538.115.800 Miliar.
Program ini sangat melekat pada masalah ibu hamil dan ibu melahirkan, dimana peran kepala desa juga sangat dibutuhkan. Program ini adalah tanggungjawab kita bersama untuk menyelamatkan bayi dan ibu melahirkan.”
3. “Getar Cinta” Gerakan Terpadu Cegah Stunting Balita. Anggaran DAU sebesar Rp.546.044.700, dan DAK Rp.750.000.000. Total Rp.1.296.044.700 Miliar.
Program ini terkait mencegah dan mengatasi masalah stunting pada balita.
4. Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular dan PTM. Anggaran DAU sebesar Rp.909.059.300, dan DAK sebesar Rp.937.847.355. Total Rp.1.846.906.655 Miliar.
5. Tenaga Kesehatan Kontrak Daerah (Dokter dan Paramedis). Anggaran DAU sebesar Rp.3.478.779.000 Miliar.
Sebenarnya untuk keberadaan Tenaga Medis (Dokter) di Bolmut, kita sudah cukup banyak untuk pelayanan pasien. Hanya saja, para dokter ini kurang tahan untuk tinggal lama di Bolmut. Mungkin alasannya karena sedang menempuh pendidikan, dan juga jarak tempuh yang menjadi pemicu, dan masih banyak lagi kendalanya
6. Universal Coverage Akreditasi Puskesmas. Anggaran DAU sebesar Rp.249.441.400, dan DAK sebesar Rp.438.102.000. Total Rp.687.543.400.
Akreditasi yang diraih seluruh Puskesmas di Bolmut adalah sebuah kebanggan bagi daerah ini, tentu dengan dibarengi dengan pelayanan yang prima.
Program Pengadaan Sarana dan Prasarana Puskesmas dan Jaringannya.
1. Pembangunan Public Safety Centre (PSC) 119. Anggaran DAK sebesar Rp. 1.000.000.000, Ambulance PSC 119. Anggaran DAK sebesar Rp. 600.000.000, Pengadaan Alat Komunikasi PSC 119. Anggaran DAK sebesar Rp. 300.000.000. Total Rp. 1.900.000.000 miliar.
2. Ambulance PKM Biontong. Anggaran DAU Rp. 340.000.000, Ambulance PMI. Anggaran DAU sebesar Rp. 340.000.000. Total Rp. 680.000.000.
3. Pembangunan Rumah Dinas Dokter dan Paramedis (2 unit). Anggaran DAK sebesar Rp. 1.200.000.000 miliar.
4. Pengadaan IPAL PKM Mokoditek. Anggaran DAK sebesar Rp. 500.000.000.
“Saya berharap kepada seluruh kepala desa se-Bolmut untuk bisa bersinergi dengan baik. Agar bisa mencegah dan mengatasi sedini mungkin hal-hal yang menyangkut kesehatan setiap masyarakat, yang berada di pelosok Kabupaten Bolmut,” pungkas Jusnan.
(Awall)



