Kedua Tukang Sapu ini Selalu Ikuti Upacara di Pemkot Kotamobagu

0
28
Tampak Jahra dan Usman sedang mendengarkan sambutan upacara Hari Korpri pagi tadi

BOLMORA.COM , KOTAMOBAGU – Walaupun baru beranjak pukul 05:00, WIB, para petugas kebersihan terutama Tukang Sapu yang menjadi Tenaga Kontrak di Pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu, sudah memulai aktifitasnya untuk membuat kota langganan Adipura ini tetap terlihat berseh dan rapi.

Tak terkecuali dengan Jahra Mohammad Husuna. Ibu yang sudah menjadi Tukang Sapu sejak Tahun 2012 ini, langsung menjalankan tugasnya sebagai Tukang Sapu di jalan samping Taman Kota hingga Patung Bogani Kotabangon.

“Saya menyapu dari samping Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK) sampai Patung Bogani 3 kali sehari, pagi siang dan sore,” ungkap Jahra yang sudah berumur setengah abad ini.

Pun demikian juga Umarudin Usman (48) yang sudah menjadi Tukang Sapu sejak Tahun 1996. Dirinya menerangkan, walaupun sudah lama menjalankan aktifitas ini, tapi dirinya sempat tidak bekerja selama empat tahun.

“Tahun 2016-2019 saya sempat berhenti dan nanti Januari Tahun 2020 ini mulai kembali menjadi Tukang Sapu,” ujar Umarudin.

Menariknya, berdasarkan pantauan awak media, kedua Tukang Sapu ini selalu hadir saat Pemkot melaksanakan upacara peringatan hari-hari besar dan ketika ditanyai keduanya kompak menjawab sudah terbiasa hadir di upacara.

“Kan tugas pagi sudah selesai dan kami juga ingin melihat upacara sekaligus mendengar sambutan, baik itu dari ibu Wali Kota, bapak Wakil Wali Kota maupun pejabat lainnya yang memberikan sambutan ataupun arahan dalam upacara,” terang keduanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bambang Irawan Ginoga saat ditanyai mengenai kehadiran kedua Tukang Sapu tersebut mengatakan itu merupakan hal yang biasa.

“Yang penting tugas menyapu pagi sudah selesai, mereka bebas kemana saja dan memang mereka berdua ini selalu hadir saat upacara seperti ini,” ujar Bambang.

Dia juga menambahkan, saat ini Pemkot mempekerjakan 110 orang Tukang Sapu di seluruh wilayah Kotamobagu.

“Tukang Sapu yang ada sekarang berjumlah 110 orang dan mereka mendapatkan gaji sebesar Rp 2 Juta setiap bulannya,” tutup Bambang.
(Me2t)   

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here