Bukan HPH, Ternyata Pembalakan Liar Jadi Penyebab Banjir
BOLMORA.COM, BOLMUT – Bencana banjir yang menimpa Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) baru-baru ini, rupanya menarik perhatian sejumlah pihak. Hal ini pun memunculkan spekulasi saling tuding dan sanggah di tengah masyarakat.
Belum lama ini juga, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut melalui Anggota Komisi III Ramses Sondakh, dengan tegas mengatakan bahwa Hak Pengelolah Hutan (HPH) yang dikantongi oleh PT Huma Sulut Lestasi adalah salah satu wadah penyumbang bencana terbesar di daerah perbatasan provinsi Sulut dan Gorontalo ini.
“Ekploitasi hutan secara berlebihan, dan pengolahan kayu yang tidak sesuai dengan spesifikasi, serta melanggar perjanjian kerja, seperti penanaman pohon di wilayah tebang pilih dan desa binaan sama sekali tidak dilakukan oleh pihak perusahaan,” kata Ramses.
Sementara, Dinas Kehutanan Daerah melalui Kepala Resort IV Kaidipang Saiful Potabuga, dan pejabat berwenang di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Resort I Roy Rawis, membantah dengan tegas pernyataan pihak DPRD Bolmut.
Menurut Roy Rawis, banyak pernyataan serta pemahaman yang keliru, padahal HPH merupakan program Pemerintah Provinsi yang pengelolaan hutannya sesuai standar operasional prosedur, dan selalu dalam pantauan.
“Dalam setahun, kami dua kali melakukan peninjauan lapangan. Jadi, apa yang menjadi kesepakatan antara pihak perusahaan dan Pemprov yang tertuang dalam perjanjian kerja sama selalu terpantau, dan selalu dilakukan oleh pihak PT Huma Sulut Lestari,” terangnya.
Kadta dia, seharusnya yang perlu mendapat perhatian khusus oleh DPRD Bolmut itu adalah masyarakat setempat yang melakukan penebangan liar tanpa pengawasan, tidak terdaftar serta tidak mengantongi izin dari pemerintah.
“Wilayah kerja HPH selalu ditanami pohon kembali, dan itu disaksikan oleh saya dan teman-teman yang meninjau secara langsung. Beda dengan pembalakan liar yang dilakukan oleh masyarakat, yang notabenen jauh dari pengawasan, dan bisa dibilang itulah salah satu penyebab bencana banjir di setiap daerah,” tegas Roy.
(Awall)



