Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

DaerahHukrim & PeristiwaMinahasa Selatan
Trending

Proyek Drainase di Desa Raratean di Duga Bermasalah

Anggaran Rp 36 juta diduga menguap disebabkan hasil kerja tak sesuai

Bolmora.com.MINSEL.
RARATEAN , Jumat 5 Desember 2025.
Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran kembali terjadi di pemerintahan Desa Raratean Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa Selatan. Pembangunan Drainase di Jalan Kebun Pangi-Mojondok dengan anggaran Rp 36.922.000 dari Dana Desa (APBN) T/A 2025 tidak dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Sebaliknya, anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan material dan upah tenaga kerja yang tidak sesuai dengan volume pekerjaan.

Berdasarkan informasi yang di terima awak media dari salah satu Tokoh di desa tersebut dan juga dari beberapa pekerja, bahwa anggaran yang digunakan hanya Rp 11.011.420,
dengan pengadaan belanja material:
-batu dua dam (kurang lebih 7 kubik) rp. 1.400.000
-pasir 1 dam rp. 1.250.000
-semen (kurang lebih 20sak) rp. 1.300.00
-hok 15 tenaga × 200.000 rb 3.000.000
-pajak (kurang lebih) rp. 4.061.420
yang artinya sisa dana sebesar Rp 25.910.580 tidak terpakai.Lalu “kemana perginya sisa dana tersebut?”. Kata salah seorang Tokoh masyarakat setempat.

Lebih parah lagi, BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dan TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) tidak dilibatkan dalam proses pekerjaan, padahal mereka seharusnya menjadi bagian dari pengawasan dan pelaksanaan proyek.

“Dimana fungsi pendamping desa dan BPD serta TPK yang tidak dilibatkan dalam pekerjaan” ?. Ujar Tokoh masyarakat Desa Raratean kecamatan Tompaso dengan tegas.

“Kami menuntut jawaban yang jelas dan transparan dari pihak yang bertanggung jawab. Kami juga meminta agar sisa dana yang tidak terpakai dikembalikan ke kas desa dan digunakan untuk kepentingan masyarakat”.

“Jangan biarkan anggaran desa digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu!” Ucap Tokoh masyarakat setempat tersebut.

Pejabat Hukum Tua Desa Raratean. Selty Rampengan ketika di hubungi awak media beberapa kali lewat surat elektronik (WhatsApp) dan telepon untuk diminta tanggapannya tentang informasi tersebut, hingga berita ini di turunkan tidak memberikan tanggapan sama sekali, bahkan tidak pernah mengangkat telepon atau pun membalas pesan WhatsApp.

(DL)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button