Mantan Sangadi dan Ketua TPK Desa Talaga Resmi Ditahan Kejari Boroko

0
393

BOLMORA.COM, BOLMUT — Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Boroko, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) resmi menahan mantan Kepala Desa (Sangadi red) Talaga, Kecamatan Bolangitang Barat inisial SK (50) tahun dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Talaga inisial KR (33) tahun. Penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) itu dilakukan setelah keduanya dilakukan pemeriksaan oleh pihak penyidik.

Dikembangkan dari laporan masyarakat, Pihaknya telah melakukan panggilan kepada mantan kepala Desa dan ketua TPK desa talaga dalam rangka pemeriksaan guna melengkapi alat bukti dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) DD dan ADD Tahun Anggaran 2016.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Boroko Mohammad Riza Wisnu Wardana, SH, M.Hum., melalui Kasi Perdata dan Tun, Kartjo Reinal Tamba, SH., kepada media Bolmora.com diruang kerjanya, kamis (20/02).

“Dari hasil pemeriksaan, SK dan KR yang masing-masing sebagai mantan Kepala Desa dan Ketua TPK ditetapkan sebagai tersangka dugaan tipikor DD dan ADD Talaga Tahun Anggaran 2016,” kata Reinal.

Proyek pembangunan jalan desa senilai Rp. 288 juta, kemudian dengan indikasi kelebihan volume kerja yang tertuang di Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan realisasi tidak sesuai serta pembayaran Harian Orang Kerja (HOK) dan Pihak ketiga sebagai kontraktual diduga fiktif.

“Dugaan tipikor yang dilakukan SK dan KR menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp. 130 juta. Tersangka saat ini dibawah ke manado untuk diproses.” ucapnya.

Ancaman hukuman berdasarkan UU Tipikor pasal 2 minimal empat tahun dan maksimal dua puluh (20) tahun, serta pasal 3 minimal satu tahun maksimal dua puluh (20) tahun. 

(Awall).

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here