Jadi Bendungan Terbesar di BMR, Pembangunan Tetap Dibawah Pengawasan Pakar
BOLMORA.COM, BOLMONG – Sebagai salah satu Program Nasional yang menelan biaya cukup besar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Proyek pembangunan Bendungan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sudah melalui rekomendasi serta mendapat pengawasan dari para pakar Bendungan.
HSE Supervisor Bendungan Lolak Miryan Sinaga mengungkapkan, sebelum Proyek berlangsung ada banyak tahapan yang di lalui.
Salah satunya rekomendasi dari Para Pakar yang kompeten dibidangnya.
“Karena menyangkut keselamatan dan hak hidup orang banyak, makanya konstruksi Bendungan memang tidak sembarang dalam pekerjaanya,” tutur Miryan saat dihubungi Minggu (19/12/2021).
Ia juga menjelaskan dalam setiap aktifitas proyek, keselamatan kerja juga menjadi perhatian utamanya.
“Setiap pekerja diharuskan memakai helm pengamanan dan sepatu serta sejumlah fasilitas keamanan kerja lainya sesuai kebutuhan pekerjaan,” ungkapnya.
Selain itu, sebagai catatan bagi para pekerja ada 3 hal yang paling dilarang saat sedang bekerja, yakni mabuk, mencuri dan berkelahi.
“Ini gunanya untuk menciptakan suasana aman di proyek,” tegasnya lagi.
Kemudian musholah, klinik Kesehatan, termasuk fasilitas olahraga yang hanya boleh digunakan di waktu libur.
“Itu sifatnya fasilitas pendukung saja,” tandasnya.



