Bolmong

Perbatasan Bolmong Dijaga Ketat, Warga Melintas Wajib Membawa Hasil Rapid Antigen

BOLMORA.COM, BOLMONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) mewajibkan setiap warga luar yang akan melintasi perbatasan agar membawa hasil rapid test (negatif) antigen sebagai syarat untuk memasuki wilayah Kabupaten Bolmong. 

Hal tersebut dilakukan pemerintah guna menekan jumlah angka penularan Covid-19 menyambut tahun baru 2021.

Sesuai isi Surat Edaran (SE) yang dibuat melalui rakor antara Pemkab Bolmong bersama Forkopimda serta seluruh stakeholder yang tertuang dalam surat bernomor: 100/SetdaKab/02/110/XII/2020.

Adapun isi surat disebutkan, Satgas akan melakukan pemeriksaan Covid-19 di pintu perbatasan Kabupaten Bolmong yang berbatasan dengan kabupaten lain. Terhitung mulai tanggal 29 Desember 2020 sampai dengan 1 Januari 2021.

Sementara itu, pada poin ‘B’ dalam isi surat juga menyebutkan, akan melakukan pemeriksaan surat rapid antigen.

Sekda Bolmong Tahlis Gallang menuturkan, bahwa pos pemeriksaan akan diaktifkan selama beberapa hari ke depan.

“Kita buat untuk antisipasi arus pada malam tahun baru,” katanya kepada Bolmora.com Selasa (29/12/2020) di kantor Pemkab Bolmong.

Menurutnya, cara itu dipilih karena Bolmong dikepung daerah zona merah Covid 19. 

“Ini perlu karena Kabupaten Bolmong bertetangga dengan Kabupaten/Kota yang sudah masuk zona merah,” ujarnya

Lanjutnya kata Tahlis, teknis pos dibahas dalam rapat Pemkab Bolmong dengan Forkopimda. Hal senada juga disampaikan oleh Asisten 1 Pemkab Bolmong Dekker Rompas. Ia mengatakan pos kali ini akan lebih ketat dari sebelumnya. Dimana Warga yang akan melintas wajib ukur suhu tubuh dan membawa surat rapid test.

“Tanpa membawa itu dikembalikan ke daerah asal,” beber Dekker.

Dikatakan Rompas, Tak ada toleransi jika tak punya surat rapid test antigen Non Reaktif, 

Bebernya pos direncanakan digelar selama tiga hari di Kecamatan Poigar

“Tapi memungkinkan untuk diperpanjang,” katanya.

Sementara itu Kapolres Bolmong AKBP Indra Pramana mengatakan, pihaknya siap memback up penjagaan pos tersebut.

“Kami siap backup,” ungkap dia.

Menurut dia, pembangunan pos bertujuan memacu kesadaran warga untuk giat menerapkan protokol Covid 19.

(Agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button