Sekda Buka Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah

0
1201
Sekda Buka Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah
Sekda Bolmong saat memimpin pembukaan Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah

BOLMORA.COM, BOLMONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang, Kamis (3/11/2020) secara resmi membuka Ujian Dinas Tingkat I, Tingkat II dan Ujian Penyesuaian Ijazah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Tahun 2020.

Kegiatan yang  digelar di Ruangan Rapat Lantai II Kantor Bupati Bolmong itu diikuti. 87 peserta yang terdiri dari peserta ujian tingkat I berjumlah 42 orang, tingkat II 27 orang dan ujian penyesuaian ijasah berjumlah 18 orang  

Dalam pantauan Bolmora.com, Nampak Kegiatan tersebut mengacu pada protocol kesehatan, guna mencegah terjadinya dampak penyebaran Covid-19 dengan menerapkan 3-M, yakni. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Dalam sambutannya Tahlis Gallang mengingatkan kepada semua peserta bahwa ujian dinas bukan formalitas untuk mengubah status pangkat ASN.

“Yang selalu ada di benak kita bahwa yang mengikuti dinas sudah pasti lulus semua. Namanya ujian pasti ada standar nilai kelulusannya, jika peserta tidak mampu melewati standar nilai dari ujian tersebut otomatis tidak akan lulus, begitupun sebaliknya,” ucap Sekda

Sekda juga mengatakan, ujian ini memberikan kesempatan kepada PNS yang sudah memenuhi syarat untuk naik pangkat maupun penyesuaian ijazah.

“Dimana manajemen ASN ada pangkat, jika pendidikannya tidak diperoleh maka perlu dilakukan ujian dinas, baik ujian tingkat I dan Tingkat II,” ungkap Sekda

Oleh karena itu Sekda Bolmong berharap, kiranya dari semua peserta yang mengikuti ujian ini akan mendapatkan hasil maksimal, sehingga dapat lulus dan naik pangkat.

“Semoga para peserta yang mengikuti ujian dinas maupun penyesuaian ijazah bisa memperoleh nilai terbaik,” ujarnya

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi kepegawaian Kantor, BKN Regional  XI Manado, Drs kamarudin M.AP saat memberikan sambutan mengungkapkan,  Kenaikan pangkat sejatinya bukan hak ASN tetapi penghargaan atas atas prestasi kerja yang diperoleh sesuai dengan prasyaratan dan peraturan yang berlaku. 

“Untuk itu agar kenaikan pangkat dapat dapat dirasakan sebagai penghargaan, maka kenaikan diberikan secara adil dengan mekanisme yang berdasarkan asas kompetensi,” tuturnya

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here