Sejarah Mencatat, Olly dan Sarundajang Pernah “Keok” di BMR
BOLMORA.COM, POLITIK – Dalam dunia perpolitikan Sulawesi Utara (Sulut), wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) punya khas tersendiri. BMR punya karakteristik pemilih yang berbeda dengan Minahasa. Masyarakat di daerah lumbung berasa ini cenderung menetapkan pilihan pada kedekatan dan kekerabatan.
Di kalangan warga BMR, terdapat asa agar muncul calon dari BMR sebagai wujud representasi mereka. Sejarah mencatat, Gubernur Champion tak selalu punya cerita indah di tanah Totabuan.
Pasangan Olly Dondokambey dan Steven O. E. Kandouw (OD-SK) sendiri pernah keok di BMR pada Pilgub 2015 lalu. Mereka kalah dari pasangan Benny Mamoto dan David Bobihu.
Lima tahun sebelumnya, mayoritas warga BMR lebih mendukung SVR dan MMS ketimbang Sinyo Harry Sarundajang dan Djauhari Kansil, yang jadi champion kala itu.
Pada 2005, pasangan Ferry Tinggogoy dan Hamdi Paputungan, berhasil menguasai BMR. Padahal, mereka hanya didukung partai gurem.
Pun diprediksi, wilayah BMR yang terdiri dari Kabupaten Bolmong, Bolsel, Bolmut, Boltim dan Kota Kotamobagu, bakal jadi kunci dalam Pilgub 2020 mendatang.
Penyebabnya, para calon gubernur dipastikan berasal dari etnis Minahasa, sehingga pertarungan bakal sengit di wilayah Minahasa raya.
Olly Dondokambey, Tetty Paruntu, Vicky Lumentut, Elly Lasut atau Maya Rumantir bakal adu kuat di daerah asalnya.
Nah, di sinilah siapa yang menguasai BMR, maka dia akan memperoleh wilayah plus. Olly Dondokambey sendiri sudah mengantisipasi faktor BMR itu.
Ia menggandeng Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, yang merupakan salah satu tokoh terkemuka di BMR.
Gerak Olly mulai tampak pekan lalu. Kala itu, ia dan Yasti mengunjungi sejumlah Gereja di Bolmong.
Dalam wawancara dengan sejumlah media, Olly menyebut Yasti sebagai komandan lapangannya.
“Kalau bicara target di BMR, tanya komandannya,” kata Olly, sambil menunjuk Yasti.
Yasti pun menyatakan siap all out mendukung OD-SK di BMR. Andalan Olly di BMR tak hanya Yasti. Ada anggota DPR RI Herson Mayulu, yang juga berpengaruh besar. Kemudian deretan kepala daerah, seperti Iskandar Kamaru, Depri Pontoh serta Yanni Ronny Tuuk.
Mesin partai PDI Perjuangan juga lagi panas di BMR. Kubu Golkar juga tak kalah. Mereka kemungkinan memasang Sehan Landjar, sebagai wakil gubernur untuk berpasangan dengan Tetty Paruntu.
Jika itu skenarionya, maka OD-SK harus berhati-hati. Sebab, Sehan juga dalah salah satu tokoh berpengaruh di BMR.
Ia dapat memanfaatkan kedekatan suku atau kekerabatan yang jadi salah satu ciri khas pemilih BMR.
(Agung)



