DPRD Sulut Setujui Ranperda APBD Provinsi Tahun Anggaran 2022

0
333
DPRD Sulut Setujui Ranperda APBD Provinsi Tahun Anggaran 2022
Suasana pembukaan rapat paripurna DPRD Provinsi Sulut dalam rangka Penetapan Propemperda dan Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2022
Advertisement

BOLMORA.COM ADVERTORIAL – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 Provinsi Sulut disetujui dan ditetapkan.

Penetapan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2022 ditandai dengan penandatanganan persetujuan antara pihak eksekutif dan legislatif dalam agenda Rapat Paripurna Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) dan Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2022 Provinsi Sulut, di Gedung DPRD Sulut, Kota Manado, Rabu (17/11/2021).

Penandatanganan dokumen persetujuan Ranperda APBD Tahun Anggran 2022 dan Penetapan Propempreda oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen

Penandatanganan persetujuan tersebut dilakukan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, didampingi Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan Plh Sekprov Asiano Gemmy Kawatu. Sementara, dari pihak legislatif, oleh Ketua DPRD Fransiskus Andi Silangen, bersama Wakil Ketua Victor Mailangkay dan Billy Lombok.

Adapun Ranperda APBD Provisi Sulut Tahun Anggaran 2022 yang disetujui eksekutif dan legislatif meliputi total Pendapatan Daerah sebesar Rp4.000.115.968.022 (Empat Triliun, Seratus Lima Belas Juta, Sembilan Ratus Enam Puluh Delapan Ribu, Dua Puluh Dua Rupiah). Total Belanja Daerah sebesar Rp3.817.647.909.769 (Tiga Triliun, Delapan Ratus Tujuh Belas Miliar, Enam Ratus Empat Puluh Tujuh Juta, Sembilan Ratus Sembilan Ribu, Tujuh Ratus Enam Puluh Sembilan Rupiah). Sedangkan untuk Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp35.000.000.000  (Tiga Puluh Lima Miliar), dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp217.468.058.253 (Dua Ratus Tujuh Belas Miliar, Empat Ratus Enam Puluh Delapan Juta, Lima Puluh Delapan Ribu, Dua Ratus Lima Puluh Tiga Rupiah).

Penandatanganan dokumen persetujuan Ranperda APBD Tahun Anggran 2022 dan Penetapan Propempreda oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Ketua DPRD Provinsi Sulut Fransiscus Andi Silangen, saat membuka rapat paripurna menyampaikan apresiasi kepada TAPD Provinsi Sulut yang telah menyelesaiakan pembahasan usulan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2022 bersama Banggar DPRD Provinsi Sulut hingga tuntas, meski diwarnai berbagai argumen, masukan serta kritikan dari anggota Banggar.

“Kita ketahui bersama, pembahasan usulan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2022 dilakukan secara maraton selam 3 hari. Banyak kritikan, masukan serta saran yang mengemuka dalam pembahasan . Namun itu semua untuk kepentingan rakyat Sulut. Kita bersyukur pembahasan telahselesai di tingkatan Banggar dan TAPD, sehingga hari ini dapat dilaksanakan rapat paripurna,” kata Fransiscus.

Serah terima berita acara dokumen persetujuan Ranperda APBD Tahun Anggran 2022 dan Penetapan Propempreda

Pun rapat paripurna diawali dengan pembacaan surat masuk, yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu. Dilanjutkan dengan laporan Bapemperda DPRD Sulut yang disampaikan oleh Ketua Bapemperda Careig N. Runtu.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat menyampaikan sambutan memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Sulut, atas penyelenggaraan rapat paripurna.

“Kita patut bersyukur, setelah melewati proses pembahasan yang cukup panjang, maka kita boleh menyepakati bersama muatan dalam Rancangan APBD Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2022. Memang, proses pembahasan Rancangan APBD Tahun 2022 berjalan secara dinamis dan komprehensif, namun tetap dalam bingkai ketentuan perundangan yang berlaku. Saya bersama wakil gubernur memantau dengan seksama semua proses yang berjalan,” ungkapnya.

Serah terima dokumen Ranperda APBD Tahun Anggaran 2022

Menurut Olly, dalam pembahasan Pemprov Sulut telah melakukan beberapa penyesuaian, serta memperhatikan prospek dan berbagai aspek. Seperti APBD yang masih akan ditujukan untuk penanganan maupun pengendalian, serta penyelesaian pandemi Covid-19.

“Terutama untuk suksesnya pelaksanaan vaksinasi, untuk pemulihan ekonomi yang didalamnya pengembangan UMKM dan pariwisata, serta pelaksanaan program jaring pengaman sosial,” cetusnya.

Foto bersama Gubernur Sulut, Wakil Gubernur, Plh Sekprov dan para Pimpinan DPRD Provinsi Sulut

Olly menyebut, dua agenda yang dilaksanakan sekaligus hari ini akan menjadi tonggak bagi semua stakeholder dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di tahun 2022 mendatang.

“Pada tahun 2022 pemerintah provinsi akan fokus pada tiga hal, yakni mempercepat pemulihan ekonomi daerah melalui reformasi sosial, ketahanan pangan dan pembangunan infrastuktur. Hal itu sebagaimana arahkebijakan pembangunandaerah yang kita tetapkan,” pungkas gubernur periode kedua pilihan rakyat Sulut ini.

Diakhir sambutannya, Olly mengharapkan sinergitas semua pihak semakin komplit di tahun 2022 yang akan datang.

(Advertorial/Gnm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here