Bolmong Koleksi 351 Janda dan Duda Selama 10 Bulan
BOLMORA.COM, BOLMONG – Dalam kurun waktu sekitar 10 bulan, muncul ratusan janda dan duda baru di Kabupaten Bolaang Mongindow (Bolmong). Hal itu diketahui berdasarkan jumlah kasus perceraian yang diputuskan di Pengadilan Agama Lolak.
“Sampai saat ini ada 385 kasus cerai, sepanjang bulan Januari hingga Oktober 2020. 351 kasus di antaranya sudah diputus. Itu artinya, ada 351 janda dan duda baru di daerah tersebut selama 10 bulan terakhir,” ungkap Wakil Ketua Pengadilan Agama Lolak Muh Adam.
Disebutkannya, peyebab perceraian ada beragam. Mulai dari pertengkaran terus menerus akibat masalah ekonomi, sampai perselingkuhan yang dipicu media sosial. Ada juga karena faktor pernikahan di bawah umur.
“Kita memang belum ada data pastinya, tapi kebanyakan kasus yang saya tangani berlatar pernikahan dini,” ucapnya.
Dikatakan, perkawinan pada saat keadaan belum mapan secara usia, fisik maupun ekonomi menyebabkan pasangan rentan cerai.
“Akhirnya akan terjadi pertengkaran terus menerus. Apalagi jika sudah ada orang ketiga,” ujarnya.
Dibeber, kebanyakan penggugat adalah wanita. Sebagian di antara merasa tidak dinafkahi.
“Ada pula yang memergoki suaminya punya wanita lain,” sebut Adam.
Kata dia, pihaknya selalu berupaya melakukan mediasi agar mereka urung cerai. Beberapa pasangan akhirnya mengurungkan niatnya untuk bercerai.
“Tapi, sebagian besar tetap kukuh ingin cerai,” tandasnya.
(Agung)



