Wakil Bupati Bolmong Lantik Tujuh Pjs Sangadi
BOLMORA, ADVERTORIAL – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yanny Ronny Tuuk, Jumat (23/11/2018), melantik tujuh Penjabat sementara (Pjs) kepala desa (Sangadi), bertempat di ruang rapat kantor bupati lantai dua.

Dalam sambutan Wabup menyampaikan, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku mengamanatkan bahwa, kepala desa berhenti karena berakhir masa jabatannya. Sehingga mengisi kekosongan kepala pemerintahan di desa harus dilaksankan penggantian sangadi dengan mengangkat penjabat sangadi yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta sangadi definitif hasil musyawarah desa melalui keputusan bupati.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah hari ini merupakan implementasi dari perundang-undangan,” ungkapnya.

Dikatakan, berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan desa, ada beberapa hal yang dapat ditekankan dan menjadi perhatian oleh penjabat sangadi dan sangadi definitif.
“Yang pertama, bekerjalah dan laksanakan tugas dengan penuh tabggung jawab sesuai dengan tupoksi dan selalu berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kedua, bangun kemitraan dengan PBD, perangkat desa, serta semua komponen masyarakat yang ada, sehingga proses pembangunan di desa dapat berjalan dengan baik. Ketiga, tumbuh kembangkan terus partisipasi dan peran aktif masyarakat di desa. Dan yang keempat, dalam rangka pengelolaan keuangan desa 2018, diminta kepada penjabat sangadi dan definitif agar mengelola dan menggunakan Dandes sesuai tahapan,” ulas Yanny.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bolmong Achmad Yani Damopolii, mengucapan selamat bertugas dan selamat berkarya kepada ketujuh sangadi yang baru dilantik.
“Dengan harapan kiranya amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh negara di pundak ketujuh sangadi ini dapat dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab yang tinggi,” pungkasnya.

Diharapkan juga agar sangadi yang baru dilantik dapat segera melaksanakan dan melanjutkan berbagai program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di tempat tugas, yang telah menjadi program dan kegiatan untuk tahun 2018 ini.
“Bangun kekompakan, kebersamaan, dan kerja sama dengan seluruh ASN di lingkungan kerja. Termasuk sampai kepada perangkat desa, karena tanpa kekompakan dan tim yang solid, kita tidak dapat bekerja secara maksimal. Saya yakin saudara-saudara adalah pekerja keras dan tekun, serta mampu membangun tim yang solid dalam kerja dan karya pengabdian,” imbuh Damopolii.
(adve/agung)



