Jagung Mahal, Petani Ini Rasakan Keuntungannya
BOLMORA, EKONOMI BISNIS – Harga Jagung yang mencapai Rp6.500 per kilogram, membuat petani asal Poyowa Besar I, Kecamatan Kotamobagu Selatan ini bisa tersenyum puas menerima hasil jerihpayahnya.
Dia adalah Mutaslim Makalalag (43), pria berperawakan sedang tersebut memang dikenal sebagai petani yang tekun menanam jagung walaupun harganya tidak menentu.
“Beberapa kali juga saya merasakan harga Jagung yang tidak bagus, tapi Alhamdulillah pada panen kali ini harganya bisa 2 kali lipat panen yang lalu,” ungkapnya.
Menurutnya, bertani Jagung tidaklah sulit hanya memang butuh ketekunan dan kesabaran.
“Hama yang paling ditakuti oleh petani jagung hanyalah Babi, selain dari itu semua tergantung perawatan baik pola tanam maupun pemupukan,” terangnya.
Dia mengharapkan agar para petani tidak gampang putus asa untuk menanam Jagung.
“Walaupun harganya murah tapi suatu saat pasti akan naik seperti ini, kita tidak perlu mencari pasaran karena para pembeli langsung yang akan datang menawarkan harga yang cukup bagus,” imbuhnya.
(me2t)



