Bolmong

Oknum Security dan Karyawan PT Conch Diduga Sekap 4 Orang Bocah Asal Inobonto I

BOLMORA, BOLMONG – Empat bocah yang berasal dari  Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Selasa (6/11/2018), mendatangi Polres Kota Kotamobagu untuk melaporkan dugaan perlakuan kasar oleh oknum Security PT Conch, dan satu oknum pegawai di perusahan tersebut, pekan lalu.

Empat bocah yang berinisial MT (13) SL (12) JK (13) dan CE (13), saat melapor ditemani orangtuanya.

Menurut keterangan Enta Maninggio, ibu dari MT, anaknya bersama ketiga temannya disekap selama enam jam oleh oknum Security PT Conch, saat sedang bermain di kompleks pelabuhan.

“Iya pak, anak saya dan temannya minggu lalu disekap dari jam 08.00 sampai jam 14.00 WITA oleh security dan karyawan PT Conch, karean dituduh mengambil besi di areal perusahaan. Padahal anak saya hanya bermain, dan menunggu soma terisi ikan,” ungkapnya.

Enta juga menuturkan, beruntung anaknya diselamatkan oleh salah satu warga Kelurahan Inobonto bernama Medi Lumilu, yang juga bekerja sebagai Security di PT Conch. Anaknya bersama-temannya diketahui disekap oleh Medi, karena mendengar tangisan.

“Anak saya diselamatkan dari sekapan dan disuru pulang oleh seorang Security asal Inobonto. Anank-anak menangis karena lapar dan dimarahi seorang karyawan perusahaan tersebut,” ujarnya.

Enta mengaku ke Polres Kota Kotamobagu, karena tidak tau lagi mau mengadu ke siapa.

“Kami ke sini untuk melapor dan meminta kepada penegak hukum agar dapat memproses  kasus ini,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bolmong Farida Mooduto, mengaku akan mengunjungi keluarga korban untuk melakukan pendampingan. Selain itu juga akan mengunjungi pihak PT Conch.

“Esok, instansi kami akan mengunjungi korban untuk melakukan pendampingan. Selanjutnya akan mengunjungi PT Conch untuk menayakan kejadiannya seperti apa,” tandasnya.

Ia menyesalkan terjadinya kasus ini. Sebab, kondisi psikologis anak nantinya akan terganggu akibat perlakuan buruk yang mereka terima.

“Setelah ini, kami juga akan memberi pemahaman terhadap keluarga korban agar lebih proaktif memperhatikan kondisi anak,” terangnya.

(agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button