Turun di Sekolah Pelosok, Langkah Disdik Bolmong Diapresiasi

0
192
Tim Dinas Pendidikan Bolmong saat tiba di lokasi sekolah

BOLMORA.COM, BOLMONG – Sepekan terakhir Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengambil langkah yang tidak biasa. Bukan soal sosialisasi maupun penyaluran dana bantuan opersional sekolah (BOS) yang sering diberitakan, namun kali ini jajaran Disdik yang dipimpin Kepala Dinas (Kadis) Renty Mokoginta, melakukan giat turun ke sekolah yang ada di pelosok wilayah terpencil.

Jika pada Selasa (23/06/2020) pekan lalu, Renty didampingi Kabid Dikdas Abdul Rivai Mokoagow, juga Korwil Poigar Mardin Manangin, menyambangi wilayah Desa Pomoman, Kecamatan Poigar, untuk kali ini Renty akan melanjutkan di Desa Kolingangaan, Kecamatan Bilalang.

“Selasd (30/06/2020) besok, kitaakan  lanjutkan turun di Desa Kolingangaan, dengan tujuan melakukan peninjauan terhadap pendidikan, baik itu guru sebagai tenaga didik dan murid yang ada di sekolah,” ujar Renty, Senin (29/06/2020).

Renty mengatakan, tujuannya untuk turun di sejumlah sekolah di pelosok, adalah untuk menarik minat anak-anak kembali ke sekolah.

“Tugas kami adalah agar anak-anak tidak putus sekolah. Sejauh ini, kasus di Bolmong khususnya di wilayah pelosok, anak-anak banyak yang tidak sekolah dan memilih berkebun membantu orang tua mereka,” ungkapnya.

Untuk itu, meski medan yang dilalui cukup sulit ke sekolah yang ada di pelosok, namun Renty mengaku itu adalah sebuah kewajiban yang harus dipenuhi. 

“Mereka harus bersekolah. Sebab, menjadi tanggung jawab saya kalau ada yang putus bersekolah,” tuturnya.

Menurut dia, turun di pelosok cukup membantunya melihat dan menyelesaikan sejumlah persoalan yang ada di sekolah. Selain itu, kualitas pendidikan juga harus merata.

“Tujuan saya agar melihat langsung kekurangan sekolah di pelosok. Seperti gedung sekolah, serta fasilitas yang digunakan sebagian sudah tidak layak, dan kurangnya tenaga pendidik. Hari ini saya keluarkan SK untuk penambahan satu guru di Desa Pomoman,” pungkas Renty.

“Tahun ini juga akan kita rehab sekolah satu atap di Desa Pomoman, dari dana alokasi khusus (DAK). Ini pentingnya kalau turun langsung, kita bisa selesaikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Satap Negeri Pomoman Rentje Winokan, mengapresiasi langkah Disdik turun ke sekolah di pelosok. 

“Kami sangat senang karena Kadis Pendidikan turun langsung melihat langsung kondisi sekolah maupun siswa yang ada disini, meski pun melewati medan yang sulit,” kata dia.

Renty mengaku bersyukur, selain mendapatkan pemberian buku sekolah, Disdik juga menambah jumlah tenaga guru serta perencanaan rehab gedung sekolah.

“Kami sangat terbantu dengan langkah yang dilakukan oleh Disdik, langkah ini baik untuk pemerataan pendidikan di Bolmong,” imbuhnya.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here