Bupati dan Jajaran Pemkab Bolmong Sambut Kunker Menteri PU-PR
BOLMORA, BOLMONG – Selasa (14/11/2017), Pemkab Bolmong menerima kunjungan rombongan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PU-PR RI).
Rombongan yang dipimpin langsung Menteri PU-PR Mochamad Basoeki Hadimoeljono, dijemput oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, Wakil Bupati Yanni Ronny Tuuk, dan para pimpinan DPRD Bolmong di antaranya Welty Komaling dan Abdul Kadir Mangkat, termasuk unsur Forkompimda dan jajaran Pemkab Bolmong.
Saat tiba, rombongan langsung menuju Gedung Pengelolaan Bendungan Lolak Kementerian PU-PR Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, yang berada di Desa Pindol Kecamatan Lolak.
Bupati saat menyambut rombongan mengucapkan selamat datang dengan menggunakan bahasa Mongondow.
“Atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan selamat datang ‘Dega Niondon Komintan’. Ini bahasa adat daerah menjemput tamu kehormatan. Mudah-mudahan kunjungan ini dapat membawa angin segar untuk kemajuan Kabupaten Bolmong ke depan,” ujar Yasti.
Yasti mengungkapkan kebanggaannya atas kunjungan langusung Menteri PU-PR ke Kabupaten Bolmong.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan pak Menteri bersama rombongan. Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami selaku pemerintah daerah. Apalagi kunjungan kerja kali ini merupakan peninjauan lsngsung mega proyek Kementerian PU-PR,” sebutnya.
Menurut Yasti, pembangunan waduk besar di Kabupaten Bolmong akan sangat berguna dan pastinya membantu bagi kehidupan masyarakat dan generasi ke depan.
Bupati perempuan pertama Kabupaten Bolmong ini juga berharap agar Menteri bisa menyetujui berbagai usulan daerah yang akan dilaksanakan tahun 2018 nanti.
“Mulai dari anggaran pelebaran jalan di wilayah ibu kota kabuaten, normalisasi sungai, tanggul pencegah abrasi pantai, air bersih dan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang diperuntukan bagi PNS,” urai Yasti.
Dia mengaku kaget dengan bertambahnya anggaran proyek bendungan Lolak yang mencapai Triliun.
“Terus terang saya kaget dengan anggaran proyek sudah jadi Rp1.6 Triliun. Sudah jadi dua kali lipat, akibat telat bangun. Mudah-mudahan bendungan ini selesai dalam jangka waktu 3 tahun,” imbuh Yasti.
Sementara itu, Menteri PU-PR Mochamad Basoeki Hadimoeljono mengatakan, dirinya akan memperjuangkan apa yang sudah menjadi usulan dari bupati.
“Jujur saya tidak bisa menolak permintaan ibu bupati, karena saya ingat benar saat masih menjadi Ketua Komisi V DPR RI, beliau mengawal saya saat pembahasan berlangsung untuk kepentingan alokasi anggaran. Apalagi untuk kepentingan kemajuan daerah,” kata Basoeki.
Dalam kesempatan mengunjungngi lokasi pekerjaan waduk tersebut, Menteri PU-PR menulis pesan di sebuah prasati untuk pekerja proyek bendungan yang bertuliskan ‘Utamakan team work dengan penuh dedikasi untuk menyelesaikan pekerjaan. Kerja Cepat. Selamat’.
Pun demikian dengan Bupati Yasti Sopredjo Mokoagow, juga ikut menuliskan pesan dalam prasasti yang sama yakni, ‘Insyaallah Bendungan Lolak selesai sesuai perencanaan supaya bisa cepat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Bolmong. Terimah kasih sebesar besarnya kepada bapak Presiden RI dan menteri PU-PR atas perhatian dan kesungguhan membangun infrastruktur di Bolmong’.(**/gnm)



