Diskominfo Bolmong Verifikasi Sejumlah Media Siber dan Cetak
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Memasuki akhir tahun 2017, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bolmong kembali turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi terhadap sejumlah perusahaan media yang ada di Bolmong Raya (BMR), baik media siber maupun media cetak.
Ketua tim verifikasi, yang juga Kabid Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Harry Moka, melalui Abdulah Umbola mengatakan, kunjungan pihaknya untuk memastikan legalitas perusahaan media yang bekerja sama dengan Pemkab Bolmong.
“Kami melakukan verifikasi kembali kepada media-media yang sebelumnya telah bekerja sama dengan Pemkab Bolmong, maupun yang nantinya akan bekerja sama pada 2018 nanti,” ujar Abdullah, saat berkunjung di kantor Redaksi BOLMORA.COM, Selasa (7/11/2017) sore tadi.
Menurut dia, Pemkab Bolmong harus benar-benar memastikan bahwa media yang akan melakukan kerja sama benar-benar jelas keberadaannya.
“Terutama harus memastikan keberadaan kantor, baik yang sudah bekerja sama sejak tahun ini (2017), maupun yang baru mengajukan penawaran untuk tahun 2018. Verifikasi ini sangat penting agar nantinya media yang tercover bukan media abal-abal, apalagi ini berhubungan dengan dana APBD,” jelas Abdulah.
Ditambahkan, verifikasi ini dilakukan secara objektif dan profesional.
“Hasil verifikasi ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk menjalin kerja sama tahun 2018. Ini juga untuk menindak lanjuti aturan dewan pers,” sebutnya.
Berbeda saat melakukan verifikasi pada awal tahun 2017 lalu, kali ini Diskominfo turut memboyong Information Technology (IT). Di antaranya, Eka Pratama Saputra dan Noor Sidiq Paudi.
“Kami dilibatkan dalam verifikasi ini untuk melakukan pendataan secara real di website, berupa jumlah index di Google yang akan dikomparasi dengan data pengunjung, dari dalam cpanel (awstats),” ungkap Eka Pratama Saputra.
Untuk menentukan cluster suatu media online, mereka menggunakan beberapa penilaian.
“Pendataan kami menggunakan, alexa, google analytics dengan umur website itu sendiri, dari data itu akan diolah sampai keluar ranking. Kesemua itu nantinya akan menentukan klasifikasi dalam penilaian,” pungkasnya.
Terinformasi, sebelum melakukan verifikasi media di BMR, Diskominfo Bolmong juga telah melakukan verifikasi ke sejumlah kantor media cetak dan media siber regional Sulut.
Di BMR sendiri, ada 11 media siber dan 3 media cetak yang diverifikasi.(gnm)



