Wali Kota Minta Pohon Kenari Jangan Jadi Korban Pelebaran Jalan
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, angkat bicara soal adanya pelebaran jalan mulai dari TK Al-Quran (depan kantor wali kota) ke arah Telkom. Pasalnya, akibat pelebaran jalan tersebut, beberapa pohon yang berdiri tegak di pinggir kiri kanan badan jalan terancam ditebang.
Ditemui awak media BOLMORA.COM, Rabu (23/11/2016), di rumah dinasnya, wali kota menegaskan agar pohon yang tepat berada dititik yang sedang digali tidak menjadi korban pelebaran jalan.
“Pohon Kenari yang tepat berada dititik galian jangan ditebang. Masih banyak upaya lain yang bisa dilakukan agar pohon itu tidak tersentuh. Kenari itu sudah ada sejak puluhan tahun dan harusnya kita jaga. Saya akan instruksikan ke Dinas PU untuk menjaganya,” tegasnya.
Menurut Tatong, pohon kenari itu sudah ada sejak dirinya masih sekolah. Bahkan, pohon tersebut sudah tumbuh besar seperti sekarang ini, dan menjadi tempat bermain kala itu.
“Saya masih ingat, di bawah pohon itu menjadi tempat bermain saya dan teman-teman semasa masih sekolah. Satu hal yang perlu diingat, untuk mendapatkan Adipura syaratnya adalah memperbanyak menanam pepohonan di pinggiran jalan raya. Tujuannya untuk menetralkan polusi udara akibat asap kendaraan bermotor,” jelas wali kota cantik dan low profil ini.(me2t)



