Terkait Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI, Pemkab Bolsel Rangking Satu Se Sulut
BOLMORA.COM, BOLSEL — Pasangan Bupati Bolsel, Haji Iskandar Kamaru, dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, terus menunjukan komitmennya dalam menyelesaikan tindak lanjut rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sulut.
Terbukti, dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara, Pemkab Bolsel berhasil meraih peringkat satu, atas rekomendasi BPK RI tersebut, dengan perolehan persentase sebesar 85.17 persen.
“Alhamdulillah, atas tindak lanjut rekomendasi BPK RI, Bolsel bisa mendapat posisi paling atas,” ujar bupati.
Ucapan syukur tersebut, diungkapkan oleh Bupati Iskandar saat menghadiri acara penyerahan komitmen penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) di Kantor BPK RI Perwakilan Manado, Jumat 17 Oktober 2019, kemarin.
Berdasarkan data progres penyelesaian TLRHP sampai dengan semester pertama tahun 2019, Bolsel berada di posisi pertama disusul Kota Kotamobagu 84.27%, kemudian Kota Bitung 84.12 persen, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dengan persentase 76.39%.
Hasil ini membuat Pemkab Bolsel semakin optimis untuk meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di tahun ini.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut, Steven O.E Kandouw, yang membuka kegiatan tersebut berharap, kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh daerah di Sulut, agar segera menindaklanjuti dan menyelesaikan temuan-temuan yang ada.
“Mudah-mudahan tahun depan dengan tekad dan usaha kita semua, seluruh kabupaten/kota di Sulut meraih opini WTP, ” harap Wagub Steven.
Di sisi lain, Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Karyadi mengatakan, bahwa kegiatan ini pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengurai permasalahan/temuan satu persatu yang terjadi di daerah.
Dan penerapannya, masing-masingnya daerah berkomitmen secara berjenjang. Dimulai dari pejabat eselon paling bawah hingga pejabat eselon II, berkomitmen kepada kepala daerah atas penyelesaian TLRHP.
Sehingganya, Kepala BPK Perwakilan Sulut berharap, dengan adanya rekomitmen ini, saat dilakukan pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah, pada Januari nanti sudah ada progres signifikan atas penyelesaian hasil pemeriksaan.
“Semangat ini, semangat untuk bersama-sama menyelesaikan komitmen. Saya minta dukungan dari Bapak/Ibu kepala daerah. Mari kita bekerjasama, dan saling berkoordinasi, ” tandasnya.
Turut mendampingi acara tersebut, Sekretaris Daerah Bolsel Marzanzius Arvan Ohy, Kepala Inspektorat Daerah Ridel Paputungan dan Kepala Badan Keuangan Lasya Mamonto.
(**)



