Yasti Menduga Ada Provokator di Dumoga
BOLMORA.COM, BOLMONG –Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, menduga ada provokator di balik konflik antar kampung yang marak di dataran Dumoga.
“Sepertinya ini ulah provokator yang membangkitkan luka-luka lama,” kata dia.
Menurutnya, situasi politik di Indonesia sedang memanas jelang pelantikan presiden. Hal itu rupanya dimanfaatkan oknum-oknum yang ingin mengail di air keruh.
“Wilayah Dumoga dipilih oleh provokator karena masyarakatnya heterogen, semua suku dan agama ada di sini,” ujar Yasti.
Dia menimbau agar masyarakat tidak gampang terprovokasi khususnya terkait kabar di medsos.
“Marilah kita jaga persatuan dan kesatuan,” imbuhnya.
Sementara itu, pihak Polres Kotamobagu menurunkan sekira 200 personel untuk mengamankan tarkam antara Desa Pusian versus Desa Toruakat, di Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong.
Tarkam antara dua desa bertetangga itu terjadi sejak Jumat pekan lalu, dipicu penyerangan pelaku misterius atas seorang warga Desa Toruakat.
“Kami turunkan sebanyak 200 personel dari Brimob Polda Sulut, Polres Kotamobagu dan Polsek Dumoga Timur,” ungkap Kapolres Kotamobagu melalui Kasubag Humas AKP Rusdin Zima, Minggu malam.
Dikatakam, aparat membuat barikade dia antara dua desa.
“Aparat juga disebar di sejumlah titik,” katanya.
Sampai saat ini situasi masih terkendali. Bentrok susulan bisa dicegah berkat kesigapan aparat.
“Situasi berangsur kondusif,” beber dia.
(Agung)



