Molornya Pembayaran Honor Jadi Penyebab Pelayanan PTT di RSUD Lambat
BOLMORA, BOLMUT – Lambatnya proses pelayanan oleh petugas kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), ternyata disebabkan molornya pembayaran honor. Bahkan, diketahui honor petugas kesehatan yang notabene berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) itu belum dibayarkan hingga 4 bulan terakhir. Hal itu terungkap ketika awak media ini melakukan investigasi terkait adanya keluhan masyarakat tentang proses pelayanan yang terbengkalai serta dinilai lambat oleh masyarakat yang ingin berobat.
Baca: Masyarakat Keluhkan Pelayanan Petugas Kesehatan di RSUD Bolmut
Pun kondisi itu menimbulkan berbagai macam persepsi dan sorotan tajam dari masyarakat yang menginginkan pelayanan secara maksimal agar mereka bisa berobat dengan tenang dan bisa sembuh.
Direktur RSUD dr. Winny Mawarny Sowikromo, saat dikonfirmasi via seluler Jumat (26/10/2018) mengungkapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang merasa kurang puas dengan proses pelayanan kesehatan oleh petugas kesehatan di RSUD. Ia pun mengakui jika para petugas kesehatan PTT belum menerima honor.
“Memang benar, petugas kesehatan di RSUD yang berstatus PTT belum terbayarkan hak mereka. Tapi, pihak RSUD sudah memberitahukan kepada seluruh PTT untuk bersabar, karena Pemkab Bolmut sedang mengupayakan dan akan segera membayar honor mereka,” ujar Wenny.
Dia mengaku sangat meyayangkan jika akreditas p[etugas kesehatan menurun, hanya karena sedikit permasalahan yang sebenarnya sudah diberitahukan sebelumnya.
“Kejadian ini akan jadi evaluasi kami. Sehingga, dalam waktu dekat ini akan digelar akreditas kepada 146 PTT agar kami bisa mengetahui mana pribadi yang bisa melayani dengan sepenuh hati, dan mana pribadi yang masa bodoh tanpa memperhatikan kepentingan pasien,” tegasnya.
(awal)



