Ini Pesan Dua Paslon Pada Pleno Pengundian dan Penetapan Nomor Urut
BOLMORA, POLIITIK – Diantar ratusan pendukung, dan didampingi sejumlah pengurus partai pengusung dua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati peserta Pilkada Bolmong, Selasa (25/10/2016), mendatangi KPU Kabupaten Bolmong untuk menghadiri pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut paslon .
Pantauan Bolmora.com, tampak datang lebih dulu paslon Bupati dan Wakil Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow-Yanny Ronny Tuuk, pada pukul 14.40 Wita.
Selang sekira 30 menit kemudian, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Salihi Mokodongan-Jefri Tumelap, tiba di lokasi pleno.
Pukul 15.46 Wita, KPU memulai pleno terbuka tersebut. Meski di luar, sorak sorai para pendukung masing-masing kandidat bergemuruh, namun proses tahapan pleno pengundian dan penetapan nomor urut paslon Pilkada Bolmong 2017 berjalan lancar dan aman, tentu dengan penjagaan ketat oleh ratusan petugas kepolisian yang disiagakan.
Usai pengundian dan penetapan nomor urut, masing-masing paslon diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan selama tiga menit. Paslon Bupati dan Wakil Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow-Yanny Ronny Tuuk, yang diberikan kesempatan pertama menyatakan sangat bersyukur mendapat nomor urut 1.
“Nomor urut satu memiliki arti. Nomor urut satu artinya menyatu menangkan Yasti-Yanny. Insya Allah nomor urit 1 akan membawa kami pada kemenangan,” kata Yasti.
Pasangan yang diusung partai gabungan PDIP, PKS, PKB itu berharap diberikan kekuatan, dukungan dari masyarakat Bolmong untuk dapat memenagkan pilkada menuju cita-cita membangun Bolmong lebih baik lagi lima tahun ke depan.
“Di mana-mana, kemenangan itu hanya ada pada nomor urut 1, sesuai dengan slogan jargon ‘Menuju Bolang Mongondow hebat’, Insya Allah dengan nomor urut 1, kami diberikan berkah dan kekuatan dalam memimpin dan membangun di Bolmong,” ucapnya.
Pun sang petahana tak mau kalah dengan sambutan yang disampaikan Yasti. Pada giliran memberikan sambutan, SBM sapaan Salihi, didampingi calon Wakil Bupati Jefri Tumelap mengatakan, dirinya teringat ucapan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), yakni salam dua jari. Sehingga dia mengartikan nomor urut 2 adalah menyatukan dua kekuatan wilayah, yakni Patai Utara (Pantura) dan Dumoga bersatu.
“Selain itu, nomor urut 2 menandakan jika saya akan menjabat bupati dua periode,” ucapnya.
Kendati demikian, SBM menyerahkan semua ke tangan rakyat Bolmong untuk menentukan pilihan.
“Dua pasangan yang maju di Pilkda sekarang ini adalah sama. Maka, yang menenukan adalah rakyat Bolmong. Di lain sisi, kalau Tuhan belum menghendaki tentu saya dan calon Wakil Bupati pak Jefri Tumelap tidak bisa berbuat apa-apa,” imbuh Salihi.
Diakhir sambutannya, Salihi mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, kedamaian, serta kebersaman.
“Mari kita bersama ciptakan berdemokrasi yang aman dan damai. Tanamkan selalu rasa kebersamaan dan selalu ingat pada pesan leluhur Mototompian, Mototabian, Bo Mototanoban,” cetusnya.(gun’s)



