Kadis Perikanan dan Kelautan Sulut Luruskan Kesan Tidak Baik Antara Panitia dan Peserta LNSIFC 2022, Ini yang Sebenarnya Terjadi

BOLMORA.COM, SULUT – Pelaksanaan Likupang North Sulawesi International Fishing Competition (LNSIFC) 2022 sukses dan telah selesai dilaksanakan, ditandai dengan penutupan dan pengumuman para pemenang lomba, yang digelar di Lapangan Basket Kawasan Mega Mall Manado, pada Sabtu (17/9/2022).
Kendati demikian, kegiatan yang diikuti lima negara ini rupanya meninggalkan kesan kurang baik yang sempat beredar di media sosial (Medsos), sehingga sempat mengganggu pelaksanaan yang memperebutkan Piala Presiden dan Gubernur Sulut tahun 2022. Dalam video yang beredar di medsos facebook, salah satu oknum peserta sempat memprotes panitia, bahkan menuding panitia sudah menkonsumsi minuman keras (miras).
Tak hanya itu, dalam video yang beredar momen itu hampir diwarnai adu jotos, karena adanya nada provokator.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Provinsi Sulut Tineke Adam, kepada wartawan melalui Press Converence mengatakan, jika video yang beredar tersebut tidak benar.
“Yang benar malah peserta tersebut yang sudah mengkomsumsi dan bau alkohol, bukan panitia. Hanya satu tim yang protes. Mereka minta menjadi juara 2, karena beda tipis dalam perolehan poin. Jadi, berita yang beredar faktanya terbalik dengan apa beredar di masyarakat,” ungkapnya, melalui Press Converence di Gedung CTI Manado, Senin (19/9/2022).
Menurut dia, sesuai dengan panduan teknis kegiatan, protes bisa dilakukan 1 jam setelah penimbangan dan dibuat secara tertulis kepada panitia. Bahkan, hal itu sudah disampaikan panitia pada Rabu 14 September 2022 lewat technical meeting dengan peserta.
“Kami tidak akan menuntut penyebar hoaks, tapi kami ampuni,” tandas Tineke, yang saat itu didampingi salah satu juri Prof. Alex Kawilarang dan ketua panitia Veldy Umbas.
(Gnm)



