Bolmong

Desa Batu Merah Porak Poranda Diterjang Banjir Bandang, Rumah Warga Hanyut dan Sekolah Rusak Parah

BOLMORA.COM, BOLMONG – Banjir bandang yang menerjang Desa Batu Merah, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolmong, pada Rabu, 22 September 2021, ternyata tak hanya membuat rumah warga terendam. 

Banjir bandang di Desa Batu Merah tersebut berhasil membuat tempat wisata hilang dan menghanyutkan satu rumah serta merusak SDN 1 Maelang dan rumah warga.

Tampak wisata air terjun yang dulunya indah kini porak poranda karena diterjang banjir bandang. 

Wisata air terjun yang hanya terletak di samping jalan tersebut kini tinggal kenangan. Tampak tumpukan kayu dan batu dari pegunungan menutupi tempat wisata tersebut.

Disamping tempat wisata tersebut terlihat beberapa rumah warga rusak parah bahkan ada rumah warga yang dihanyutkan banjir bandang.

Bukan hanya rumah warga, banjir bandang juga merusak tempat sekolah di Desa Batu Merah, tampak SDN 1 Maelang Batu Merah rusak parah hingga tak bisa ditempatkan untuk kegiatan belajar.

Banjir bandang juga menutupi Gereja GMIBM Sion di Desa Batu Merah dengan pohon dan lumpur.

Haimens Barakai salah satu pemilik rumah mengaku sangat kaget ketika melihat rumahnya terbelah dua. Menurutnya, jika saat banjir bandang menerjang desanya, dia tak bisa berbuat banyak. 

“Tadi pagi saya lihat rumah saya sudah terbelah, kaget sekali. Sebelum banjir saya hanya mengamankan berkas penting,” ujarnya. 

Meskipun demikian, ia mengaku masih sangat bersyukur karena bisa lolos dari maut. Ia juga langsung mengevakuasi keluarganya saat banjir datang. 

“Pasti yang paling utama adalah keluarga, jadi mereka dulu yang saya utamakan,” beber dia. 

Sebelumnya diketahui, Curah hujan yang tinggi di Kabupaten Bolmong mengakibatkan dua desa di Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolmong, dilanda banjir. 

Kaban BPBD Bolmong Sahril Mokoagow mengatakan banjir yang melanda dua desa tersebut berasal dari luapan Sungai Maelang dan sungai Sauk.

“Banjir tersebut berasal dari dua sungai, yakni Sungai Maelang dan Sauk,” katanya ketika dihubungi.

Dikatakannya, banjir dari dua sungai tersebut mengakibatkan jalan Trans Sulawesi terputus.

“Banjir sampai di jalan trans Sulawesi dan tidak dapat dilewati kendaraan,’’ ujarnya.

Beberapa titik longsor juga terjadi di Desa Sauk kecamatan Lolak.

(Agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button