Perjuangan Jeane Laluyan Kawal Pokir Pengeboran Air di GMIM Muzafir Berhasil, Realisasi di APBD Perubahan 2025

BOLMORA.COM, SULUT – Jeane Laluyan, salah satu anggota DPRD Sulut yang juga sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) akhirnya berhasil mengawal dan memperjuangkan pokok pikiran (Pokir) yang merupakan aspirasi masyarakat dari dapilnya yakni Manado.
Di rapat koordinasi antara Komisi III DPRD Sulut dan Dinas ESDM terungkap bahwa di APBD Perubahan dialoksikan anggaran untuk pengeboran air.
“Ada dua titik pak, termasuk di GMIM Muzafir Kleak,” ucap Kadis ESDM Fransiscus Maindoka, saat rapat berlangsung dan dipimpin langsung Ketua Komisi III, Berty Kapojos, Jumat (22/8/2025) di ruang rapat Komisi III.
Diketahui, beberapa waktu yang lalu
Jeane Laluyan yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) mengingatkan ketua Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi utara (Sulut) Tahlis Gallang perihal pengeboran mata air di gereja masehi injili minahasa (GMIM) Muzafir berlokasi di Kleak Kampus,Kota Manado.
Sebut Jeane penataan anggaran pengeboran tersebut telah dalam APBD induk 2025.
“Anggarannya sudah ada dalam APBD Induk, jangan sampai hilang,” kata Srikandi PDIP dari Daerah Pemilihan (Dapil) kota Manado di rapat Banggar waktu itu.
Pun, Plt Sekprov mengatakan akan mengawal langsung pokok pokok pikiran yang merupakan aspirasi masyarakat dan disampaikan lewat pelaksanaan reses anggota dewan.
Di rapat itu hadir juga Wakil Ketua Komisi III, Nick Lomban, Amir Liputo, Roy Roring, Haslinda Rotinsulu, Gracia Oroh. Hadir juga Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Anter.
Sedangkan SKPD yang hadir yaitu Badan Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulut, Dinas Perkim dan PUPR.
(Jane)



