DPD I PG Sulut Terkesan Acuhkan SK DPP, Sejumlah PK Golkar di Bolmong Angkat Bicara

0
1150
DPD I PG Sulut Terkesan Acuhkan SK DPP, Sejumlah PK Golkar di Bolmong Angkat Bicara
Ilustrasi/Foto: Wdr
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMONG — Polemik internal Partai Golkar di Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara semakin meruncing dan memanas. Kondisi ini terjadi di karenakan jatah kursi Wakil Ketua DPRD Bolmong, pasca meninggalnya Ketua PG Sulut, Almarhum Bapak Kadir Mangkat belum juga terisi.

Hal ini tentu saja mengundang kekecewaan dari sejumlah kader golkar yang ada di tingkat kecamatan, khususnya di Kabupaten Bolmong.

Diantaranya yakni, Ketua PK Bolaang Timur, Ucan Panigoro. Ia membeberkan kekesalannya terkait belum dilantiknya wakil Ketua DPRD Bolmong Sulhan Manggabarani.

Menurutnya, belum dilantiknya Sulhan ini sangat merugikan Partai Golkar. Sikap apatis DPD I atas SK DPP Golkar atas pelantikan Sulhan Manggabarani menurutnya itu sebuah pembangkangan terhadap perintah partai. 

Lanjut dia, padahal DPD 2 Kabupaten Bolmong juga sudah menyurat secara resmi kepada DPD I PG sulut pada tgl 31 juli 2021, tapi sampai hari ini tidak pernah ditindak lanjuti oleh DPD I PG sulut. 

“Kejadian ini membuat kami sebagai pengurus Kecamatan PK kecewa dengan sikap DPD I Partai Golkar Sulut yang tidak mau tau dengan urusan Partai Golkar,” katanya.

Harusnya, sikap DPD I Sulut tidak boleh merugikan DPD II Bolmong, sebab sudah 7 bulan kursi Wakil Ketua DPRD Bolmong terjadi kekosongan dan itu sangat-sangat merugikan Partai. 

“Kami meminta kepada DPP Golkar untuk mengevaluasi pengurus DPD I Sulut dan sekiranya DPP bisa memberi sanksi organisasi kepada DPD I PG sulut,” Tutupnya

Hal yang sama juga disampaikan oleh Pengurus PK Kecamatan Lolak Suprin Damogalad. Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh DPD I membuktikan bahwa tidak ada niatan yang baik untuk partai Golkar Bolmong karena mereka dengan sengaja menghambat untuk pelantikan PAW Pimpinan yang ditinggalkan Almarhum Hi Abdul Kadir mangkat

“Buktinya surat SK DPP sudah dimasukan ke DPD I tanggal 26 Juni 2021, tapi sampai hari ini belum ada tindak lanjut dari DPD I tanpa ada alasan yang jelas ” ujar Suprin Damogalad.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here