Bawaslu Bolsel Gelar Rakor Matangkan Pengawasan Coklit
BOLMORA.COM, BOLSEL – Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Bolsel (Bolaang Mongondow Selatan), menggelar Rakor (rapat koordinasi) pengawasan pelaksanaan coklit.
Rakor yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Bolaang Uki, Jumat (7/8/2020) tersebut, melibatkan seluruh jajaran Panwascam (Panitia Pengawas Pemilu Kecamtan) se-Kabupaten Bolsel.
Pimpinan Bawaslu Divisi Pengawasan Kifly Yuddy Malonda mengatakan, rakor yang dilaksanakan bertujuan untuk mengevaluasi pengawasan coklit.
“Selain itu untuk memastikan jajaran PKD (Pengawas Kelurahan Desa) melakukan pengawasan dan mengisi AKP (Alat Kerja Pengawasan) berdasarkan pengawasan langsung,” ungkapnya.
Menurutnya, rakor ini juga dilaksanakan untuk mengetahui kendala di lapangan terkait tertutupnya data pemilih dalam A-KWK yang baik dari KPU, PPK, PPS sampai PPDP tidak berbagi info A-KWK, untuk kemudia bersama-sama dimutakhirkan.
“Pada intinya rakor ini dilakukan untuk menyamakan strategi serta inovasi pengawasan coklit yang efektif untuk memastikan administrasi pemilih tersusun efisien dan adil,” sebut Kifly.
Dia menegaskan, semua pimpinan Panwascam harus memastikan bahwa semua PKD yang ada di setiap kecamatan melakukan pengawasan pencoklitan.
“Jadi, tugas dari PKD ini salah satunya melakukan pengawasan pencoklitan yang dilakukan oleh PPDP, dan wajib untuk mengisi AKP berdasarkan pengawasan langsung,” imbuhnya.
Dijelaskan pula, masa pencoklitan akan dilaksanakan sampai dengan 13 Agustus pekan depan.
“Untuk itu, diminta kepada para petugas PKD, jika akan turun melakukan pengawasan pencoklitan harus didokumentasikan. Karena, dokumentasi ini akan jadi arsip kita sebagai penyelenggara dalam hal pengawasan Pilkada serentak tahun 2020,” tandas Kifly.
Senada, Koordinator Sekretaris Bawaslu Bolsel Artur Waroka. Dikatakan, tugas dari pada PKD terkait dengan pengawasan di tingkatan desa sangat berat dalam menghadapi Pilkada serentak 9 Desember 2020 nanti.
“Untuk itu, PKD harus bekerja dengan bersungguh-sungguh dalam hal pengawasan di tingkatan desa. Intinya, Bawaslu siap untuk menghadapi Pilkada serentak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bolsel, pada Desember mendatang,” pungkasnya.
(**)



