Kotamobagu

Puluhan Bakal Calon Kades di Bolmong Keluhkan Pelayanan RSUD Kota Kotamobagu

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Waktu pendaftaran bakal calon kepala desa (Kades) di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) semakin mepet.

Pun para bakal calon yang akan ikut dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) berlomba-lomba menyiapkan berkas persyaratan untuk segera mendaftar, termasuk pemeriksaan kesehatan. Salah satu persyaratan inilah yang menimbulkan kekhawatiran dari para bakal calon kepala desa. Pasalnya, saat melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu, para bakal calon kepala desa solah tidak puas dengan pelayanan pihak rumah sakit.

Hal ini sebagaimana diungkapkan puluhan bakal calon kepala desa yang hendak melakukan pemeriksan kesehatan di RSUD Kota Kotamobagu.

“Pelyanan kesehatan dibatasi hanya sampai pukul 11.30 WITA, setelah jam istirahat tidak ada lagi pelayanan kepada kami. Kami khawatir tidak akan terlayani semua hingga batas waktu pendaftaran. Otomatis kami akan gugur,” ungkap salah satu bakal calon kepala desa, yang meminta namanya tidak dipublis, saat bersua dengan awak media.

Dia mengungkapkan, jumlah bakal calon kepala desa yang akan melakukan pemeriksaan ada berkisar 500-an. Makanya, muncul kekhawatiran tidak akan terlayani.

“Kami minta agar pihak rumah sakit lebih memaksimalkan lagi pelayanan. Paling tidak jam pelayanannya ditambah, tidak hanya sampai pukul 11.30. memang dibuka mulai 07.30 WITA, tapi terkadang hanya terlayani 4 sampai 5 orang saja. Sementara kami sangat memerlukan hasil pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat untuk lolos di pendaftaran bakal calon,” ujarnya, yang diaminkan sejumlah bakal calon kepala desa lainnya.

Pihak RSUD Kota Kotamobagu melalui Kepala Bagian Administrasi Umum Yusrin Mantali, ketika dikonfirmasi mengatakan memang alur pelayanan di rawat jalan sesuai SPM pelayanan loket pendaftaran, dimulai pukul 07.30 sampai  11.30 WITA. Sedangkan proses pemeriksaan tergantung pasien yang sudah terdaftar.

“Jadi yang sebenarnya pelayanan pemeriksaan kesehatan tetap jalan sampai selesai. Kalaupun ada yang sudah mengantre di loket sebelum jam 11.00, tetap dilayani, meski sudah lewat jam 11, kecuali yang datang setelah loket tutup,” terangnya.

Terkait kekhawatiran para bakal calon kepala desa, yang mengingat waktu pendaftaran tunggal 10 hari. Pihaknya akan membicarakan dengan manajemen dan tim medis rawat jalan.

“Intinya kami telah memberikan pelayanan yang maksimal. Kalau memang ada sedikit kurang maksimal, nanti akan dibicarakan lagi dengan manajemen dan tim medis rawat jalan,” pungkas Yusrin.

(Redaksi)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button