Belum Selesai Dikerjakan, Bangunan GOR Milik Dispora Bolmong Ambruk
BOLMORA.COM, BOLMONG – Dinding sisi belakang bangunan Gelanggang Olahraga (GOR) milik Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), ambruk sebelum digunakan.
Dari penelusuran Bolmora.Com, bukan hanya sisi belakang bangunan yang ambuk, tapi bagian atap belakang gedung sudah bolong, karena seng merah yang menutupi atap sudah terlepas beberapa lembar. Mirisnya lagi, dinding sisi belakang tampak sedikit menyosor ke dalam gedung.
Hal ini memunculkan sejumlah spekulasi dari warga setempat dan pengendara yang mampir untuk melihat bangunan tersebut. Apakah bangunan ini dibangun asal-asalan ataukah karena kencangnya angin musiman?.
Menurut pengendara yang mampir, ambruknya didnding bagian belakang gedung tersebut bisa jadi akibat tiupan angin kencang yang melanda Kabupaten Bolmong, terutama wilayah pantai utara (Pantura) akhir-akhir ini, dan bisa jadi juga gedung hanya asal-asalan dibangun.
“Mungin karena angin selatan, mungkin juga gedung ini dibangun asal-asalan,” tutur Heru, seorang pengendara.
Saat dimintai keterangan, Kepala Dispora Bolmong Lutfi Limbanadi mengatakan, pihaknya telah memanggil rekanan selaku pihak yang bertanggung jawab dalam pembangunan gedung tersebut.
“Kejadiannya baru sehari, dan itu sudah diantisipasi lewat pemanggilan pihak ketiga, serta disampaikan untuk segera diperbaiki. Mengingat, jangan ada sisi bangunan yang ikut rusak akibat kuatnya angin selatan,” ungkapnya.
Dijelaskan bahwa, kerusakan hanya sebagian bangunan saja, seperti atap dan belum kokohnya bangunan. Mengingat, pengerjaan akan dilanjutkan ke tahap dua.
“Itu baru tahap satu, masih dilanjutkan ke tahap dua, karena antara dinding dan atap bagian atas menggunakan pengancing berupa bout, dan kami meminta itu segera dipaku,” imbuh Lutfi.
Dikatakan, spesikasi bangunan GOR yang akan menjadi tempat latihan atlet Bolmong itu memeiliki atap tiap sisi terbuka.
“Atapnya di setiap sisi terbuka, tidak tertutup. Cuma mungkin penahang bangunannya saja yang belum lengkap, karena masih ada tahap lanjutan,” katanya.
Dia berharap agar pengerjaan GOR bisa selesai tahun ini. Agar ke depan para atlet atau warga yang hobi olahraga sudah bisa menggunakan fasilitas milik pemerintah tersebut.
“Mudah-mudahan sudah cepat dibangun. Agar atlet maupun warga sudah bisa menggunakan bangunan tersebut,” ujar Lutfi.
Diketahui, anggaran pembangunan gedung sarana dan prasarana olahraga itu bersumber dari bantuan keuangan khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Sedangkan pembangunan fisiknya, baru termin pertama diambil dari anggaran 30 persen atau sekitar Rp273 juta, dari total anggaran Rp900-an juta.
(agung)



