Boltim

Diduga PT Manginbali Selewengkan Gas LPG 3Kg

BOLMORA, BOLTIM – Warga Desa Bulawan Bersatu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Timur (Boltim) akhir-akhir ini mulai kesulitan mendapatkan liquified petroleum gas atau LPG 3 kilogram. Informasi dari warga, penyebab gas LPG 3 kilogram mulai langka, dikarenakan warung pegecer gas di Desa Bulawan tak lagi kebagian LPG dari distributor dengan alasan kurangnya pasokan.

Fadli Losung, salah satu pemilik pangkalan LPG di Desa Bulawan Satu mengaku sudah dua bulan ini tidak lagi mendapatkan jatah LPG dari pihak agen PT Mangimbali. Tidak diketahui apa alasan agen sehingga dirinya tak dapat jatah gas. Sehingga itu, dia menduga kurangnya pasokan gas di Desa Bulawan karena diselewengkan oleh PT Mangimbali, sebagai agen.

“Dugaan saya PT Mangimbali menyewengkan gas. Ada kemungkinan pihak agen bekerja sama dengan pihak perusahaan tambang. Jatah untuk distributor diduga dikurangi kemudian dijual ke perusahaan dengan harga nonsubsidi. Sebab, sudah dua bulan ini saya tak lagi dapat jatah LPG. Padahal, biasanya setiap bulan dapat jatah 800 tabung 3 kilogram, tapi sekarang tidak lagi. Terakhir masuk bulan puasa lalu, itupun hanya dapat jatah 50 tabung, ” ungkap Fadli, Senin (27/8).

Dia berharap agen seperti ini perlu diberikan teguran tegas oleh pihak pertamina dan pemerintah daerah, karena mereka lebih mementingkan perusahaan ketimbang masyarakat umum.

“Saya berharap pemerintah daerah dapat memanggil pihak agen, karena jika penyaluran gas dikurangi, maka masyarakat yang dirugikan,” cetusnya.

Menurut Fadli, masih lebih baik agen LPG waktu dipegang oleh PT Fortuna, setiap bulannya LPG untuk pangkalan atau distributor diberikan sesuai jatah, tapi setelah beralih ke PT Mangimbali, jatah LPG berkurang.

“Kami minta pertamina ganti agen LPG di wilayah Boltim dengan PT Fortuna, sebab kalau masih PT Mangimbali, kami pihak pangkalan yang dirugikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Sumber Daya Mineral (SDM) Pemkab Boltim Hasman Bahansubu, ketika dikonfirmasi menegaskan segera menyurat ke pertamina.

“Kita akan surati pertamina agar segera menegur l pihak PT Mangimbali, jika memang benar fakta di lapangan seperti itu,” ucap Hasman.

(ayax vay)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button