Ini Penjelasan Bupati Bolmong Terkait Permintaan RUPS Bank SulutGo
BOLMORA, BOLMONG – Menindaklanjuti Rapat Umum Pemengang Saham (RUPS) Bank Sulawesi Utara-Gorontalo (SulutGo) beberapa waktu lalu, di mana Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), sebagai salah satu pemegang saham mengusulkan kembali adanya RPUS luar biasa pada pertengah Juli, mendapatkan penjelasan dari Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow.
Menurutnya berdasarkan hasil rapat, seharusnya RUPS luar biasa dilakukan pada bulan Juli. Namun karena kondisi yang tidak memungkinkan, sehingga akan dilakukan selesai peringatan hari Kemerdekaan RI.
“Permintaan RUPS luar biasa ditujukan kepada pemegang saham, bukan kepada direksi. Terutama kepada pemegang saham pengendali, dalam hal ini Gubernur Sulawesi Utara. Namun karena banyaknya kegiatan, sehingga kemungkinan akan dilakukan usai peringatan hari kemerdekaan,” ujarnya.
Adapun tujuan dari permintaan RUPS luar biasa, Yasti mengungkapkan jika Pemkab Bolmong masih berpendapat bahwa harus ada keterwakilan putra putri Bolaang Mongondow Raya (BMR) dalam jajaran direksi Bank SuluGo.
“Target kami harus ada perwakilan putra putri BMR di jajaran direksi, itu saja,” cetusnya.
Sekedar informasi, Bupati Yasti Soapredjo Mokoagow, pada awal tahun 2018 secara tegas memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) senilai Rp1,2 Triliun, bersumber dari APBD tahun 2018 ke Bank Negara Indonesia (BNI). Pemindahan ini atas kekecewan bupati kepada jajaran komisaris dan direksi yang tidak mengakomodir perwakilan putra putri BMR dalam jajaran Bank SulutGo.
(agung)



