5 Desa di Kecamatan Lolayan Bisa Nikmati Air Bersih
BOLMORA, BOLMONG – Harapan masyarakat kurang mampu di Kecamatan Lolayan, untuk menikmati air bersih yang layak dikonsumsi khususnya di lima desa yakni, Matali Baru, Mopusi, Bakan, Tanoyan Utara dan Tanoyan Selatan, akhirnya terwujud.
Dikatakan Samsul Tungkagi, Direktur Teknik PDAM Kabupaten Bolmong, selama ini masyarakat yang berada di lima desa tersebut hanya mengandalkan air sumur untuk keperluan sehari-hari, yang saat hujan air berubah warna menjadi keruh.
“Tapi mulai sekarang, masyarakat dengan mudah mendapatkan air bersih dan sehat untuk digunakan sehari-hari. Ini berkat bantuan dana hibah pemerintah Australia ke Pemkab Bolmong yang pelaksanaanya dikelolah oleh PDAM,” ungkap Samsul, kepada awak media BOLMORA.COM, Selasa (16/8/2016).
Sebenarnya, masyarakat sudah bisa menikmati air bersih sejak bulan puasa kemarin, namun masih ada perbaikan pipa-pipa induk yang bocor akibat pengerjaan jalan.
“Untuk sementara baru 305 sambungan rumah (SR) yang terpasang, dari target 1.000 sambungan. Penambahan sambungan baru tetap kami akan lakukan pada bulan September, guna memenuhi target,” kata Samsul.
Selain itu, untuk pengunaan peralatan sambungan ke rumah-rumah, seperti pipa, meteran air, serta kap (penutup), pihaknya harus mendatangkannya dari luar daerah.
“Ini guna memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang direkomendasikan oleh pihak pemberi dana hibah,” ucapnya.
Ditambahkan Sophian Manoppo, Kabag Distribusi PDAM Bolmong, sumber air diambil dari mata air alami yang ada di pegunungan Desa Matali Baru, melalui proses pembubuhan kaforit, serta ditampung di bak penampungan/reefoir yang kapasitasnya mencapai 300 kubik. Untuk volumenya 20 kubik per detik, yang diharapkan mampu memenuhi 1.000 sambungan rumah.
“Untuk pengawasan teknisnya, kami sudah menempatkan petugas, yang setiap hari memantau mulai dari tempat penampungan sampai pada jaringan air yang masuk ke rumah-rumah pelanggan,” papar Sophian.(hendra)



