Sri Wahyuni Rebut Medali Pertama untuk Indonesia
BOLMORA, OLAHRAGA – Perhelatan Olimpiade Rio de Janerio 2016 resmi dibuka pada Jumat (5/8/2016) malam, ditandai dengan upacara pembukaan yang berlangsung di Stadion Maracana, Brasil.
Dalam keikutsertaan, Indonesia mengirim 28 atlet untuk mengikuti tujuh cabang orahraga. Di anataranya, Bulutangkis, Angkat Besi, Renang, Balap Sepeda, Atletik, Panahan dan Dayung.
Indonesia menargetkan tiga medali emas untuk dibawa pulang. Masing-masing dari cabang olahraga Bulutangkis dan Angkat Besi.
Untuk memacu semangat para atlet, Kemenpora berjanji akan memberikan bonus besar kepada siapa saja yang bisa meraih medali emas, perak maupun perunggu di ajang Olimpiade tahun ini.
Pun setelah dua hari digelar, Indonesia berhasil meraih medali pertama pada Minggu (7/8/2016), dari cabang Angkat Besi Putri 48 kilogram, atas nama Sri Wahyuni, dengan total angkatan 192 kilogram. Atlet berusia 23 tahun itu berhasil mempersembahkan medali perak pertama untuk kontingen Indonesi. Yuni sapaan akrabnya, hanya kalah selisih 8 kilogram dengan atlet Thailand, yang berhasil meraih emas dengan total angkatan 200 kilogram. Sedangkan di peringkat ketiga diraih oleh atlet dari Jepang, yang berhasil merebut medali perunggu dengan total angkatan 188 kilogram.
Dilansir Liputan6.com, dalam sebuah wawancara reporter SCTV Carlos Pardede di Rio de Janeiro, Brasil, Sri Wahyuni mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya,” ucap Yuni.
Ata keberhasilannya meraih medali perak, Yuni berhak mendapatkan bonus sebesar Rp2 miliar, seperti yang dijanjikan Kemenpora Imam Nahrawi. Masyarakat Indonesia berharap, medali berikutnya bisa direbut oleh atlet-atlet lainnya.
Indonesia kini berada di peringkat 14, dengam perolehan medali sementara emas (0), perak dan (1) perunggu (0). Sementara, diperingkat pertama dihuni oleh Australia dengan raihan medali emas (2), perak (0) dan perunggu (1). (gerry)



