KKB Tewaskan 10 Warga Sipil, 5 warga Sulsel Hingga Pendeta Jadi Korban
BOLMORA.COM, PAPUA – 10 warga harus tewas akibat serangan senjata api dan tajam oleh 20 orang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB), Sabtu (16/07) kemarin.
Keterangan Polisi, Penembakan terjadi pukul 09.15 WIT. Korban merupakan para pedagang yang sedang mengangkut barang-barang menggunakan truk, KKB mengahadang truk dan melakukan penyerangan dari jarak 50 meter, KKB dalam melancarkan aksinya mempersenjatai 3 orang dengan senjata api dan sisanya menggunakan senjata tajam.
“Pada saat melintas di Kampung Nogolait, tiba-tiba dihadang tengah jalan kurang lebih 50 meter oleh KKB yang berjumlah sekitar 20 orang “, kata juru bicara kepolisian Papua Ahmad Mustofa Kamal.
Hingga saat ini anggota Polres Nduga yang di backup Satgas Damai Cartenz dan TNI masih mendalami motif dan pengajaran terhadap pelaku.
Dirangkum detikcom, ketiga korban meninggal asal Sulsel itu merupakan warga Kepulauan Selayar. Namun untuk dua korban luka-luka hanya dilaporkan asal Sulsel.
Meninggal Dunia
1. Dg Maramli, pria usia 41 tahun asal Selayar
2. Taufan Amir, pria usia 42 tahun asal Selayar
3. Sirajudin, pria usia 27 tahun asal : Selayar
Luka-luka (Kritis)
1. Sudirman, pria, usia belum diketahui
2. Has Jon, pria usia 41 tahun
Sementara korban meninggal lainnya adalah seorang pendeta bernama Eliaser Baye dan merupakan warga Nduga sehingga jenazahnya tidak ikut dibawa ke Mimika. Kemudian Enam korban meninggal lainnya adalah bernama Yulius Watu (23), Habertus Goti (41), Johan (26), Alex (45), Yuda Hurusinga (42), dan Muhammad Ismaul (53).
(Fajriansyah)
Sumber: Detik.com



