Kesemrawutan Pasar Semakin Disorot
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Pengaturan Pasar Serasi maupun Pasar 23 Maret Kota Kotamobagu semakin hari terus menuai sorotan masyarakan khususnya pengguna jalan.
Seperti yang dikeluhkan oleh salah satu pengendara Bentor kepada media ini, Selasa (31/7/2018) sore tadi.
“Para pedagan berjualan hingga menggunakan badan jalan dan sangat berpotensi untuk menimbulkan kemacetan. Kondisi sore seperti ini saja sudah begini apalagi saat jam-jam sibuk pagi hingga siang hari,” ungkap Hajirun Bahansubu, salah satu pengendara Bentor.
Dia menerangkan, pada pagi hari memang ada beberapa petugas terutama dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang berjaga, namun pedagan kembali berjualan ketika mereka pergi.
“Harusnya ada tindakan yang lebih tegas lagi agar ada efek jera untuk para pedagang nakal ini, yang lalu saja pedagan Ayam bisa ditertibkan sampai membawa kandang ke Kantor Wali Kota, kenapa sekarang ini seperti ada pembiaran?” terangnya.
Berdasarkan pantauan awak media, di Pasar 23 Maret sendiri para pedagang sudah memakai areal parkir untuk berdagang bahkan sudah melewati pintu gerbang masuk keareal pasar tersebut, pun demikian dengan para pedagang di pasar Serasi, beberapa kendaraan pedagan Beras sudah di parkir dipinggir jalan dan membuka lapak dagangan mereka di Mobil tersebut.
Sementara itu Herman Aray,Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ketika dikonfirmasikan terkait hal tersebut mengatakan akan melakukan penertiban pada pekan depan.
“Pekan depan tim terpadu akan turun untuk menertibkannya,” singkat Aray.
(me2t)



