Kemendes PDTT Berikan Bantuan Rp540 Juta untuk Dua Desa di Bolmong
BOLMORA, BOLMONG – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan bantuan pembangunan embung kepada dua desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
“Saat ini, pembangunan embung di dua desa tersebut sudah mulai dilaksanakan,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bolmong Ahmad Yani Damopolii, Jumat (6/7).
Dijelaskan, untuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), hanya tiga desa yang mendapatkan bantuan embung 2018, dari Kemendes PDTT. Di Kabupaten Bolmong sendiri yakni Desa Sauk, Kecamatan Lolak dan Desa Kinomaligan, Kecamatan Dumoga Tengah. Sedangkan satu desa ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
“Dana yang diberikan untuk pembangunan embung per desa sebesar Rp270 juta. Jadi, total untuk Bolmong Rp540 juta,” jelasnya.
Mewakili Pemkab Bolmong, Ahmad Yani memberikan apresiasi besar terhadap Kemendes PDTT yang memberikan bantuan kepada dua desa di Bolmong, untuk dilaksanakan pembangunan embung.
Menurutnya, dengan adanya bantuan pembangunan embung, sangat membantu dan sebagai solusi kendala pengairan persawahan serta perkebunan yang ada di dua desa tersebut. Sehingga dengan begitu, pendapatan masyarakat dapat bertambah.
“Pada dasarnya dengan adanya bantuan ini, di samping untuk menunjang pengairan persawahan dan perkebunan, juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat desa. Dua desa ini juga sebagai pilot project. Jika bagus, akan ada bantuan yang sama di tahun-tahun mendatang,” terangnya.
Sementara itu Sangadi Desa Sauk Halik Gobel, menyampaikan bahwa sampai saat ini program pembangunan embung di desa yang dia pimpin sudah mencapai 70 persen.
“Di desa saya sudah 70 persen. Sisanya nanti selesai laporan dan peninjauan dari Dinas PMD, apa bisa segera cair atau belum,” ujarnya.
Dia memaparkan, untuk realisasi yang diberikan sebanyak dua tahapan, yakni tahap pertama sebesar 70 persen, dan 30 persen tahap kedua. Yang mana, jangka waktu pengerjaan selama empat bulan efektif.
“Bila transfer dana sudah kami terima, maka untuk pembangunan akan dilakukan. Sehingga ketika tahap kedua dikucurkan, maka hanya penyelesaiannya saja,” pungkas Halik.(agung)



