4 Anggota MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar di Bolmut
BOLMORA, BOLMUT – Guna mensosialisasikan empat pilar, dan dalam misi menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan rasa nasionalisme sesuai semangat proklamasi tahun 1945 silam, empat anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), masing-masing Intsiawati Ayus, Sirmadji, Elnino M. Husein Mohi, dan Bowo Sidik Pangarso, Senin (24/7/2017) menyambangi Kabupaten Bolmut.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bineka Tunggal Ika.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama MPR RI dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bolmut. Sosialisasi tersebut melibatkan seluruh guru yang ada di di daerah setempat.
“Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini adalah untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan. Kegiatan ini nantinya diharapkan bisa menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia ke depan, yang lebih maju dan bermartabat,” ungkap Intsiawati Ayus, selaku ketua rombongan.
Lanjutnya menjelaskan, sosialisasi ini dilandaskan pada cita-cita negara Indonesia dalam alinea keempat UUD RI 1945. Salah satunya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Atas dasar itulah sehingga sosialisasi empat pilar menjadi begitu penting. Sebab melalui kegiatan ini, dapat membentuk manusia Indonesia yang berkualitas, maju, unggul, berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi sebagai modal utama dalam pembangunan bangsa,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Bolmut yang dibacakan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bolmut Jacomina M. Mamuaja, manyampaikan selamat datang dan rasa terima kasih kepada para anggota MPR RI, karena telah memilih Kabupaten Bolmut sebagai salah satu lokasi pelaksanaan sosialisasi.
Diharapkan, sosialisasi ini dapat memberikan manfaat pengetahuan dan pemahaman, terutama dalam mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam epat pilar negara.
“Sebagai daerah yang memiliki ciri khas multikultur dari sisi etinis, agama, sosial, budaya dan status ekonomi, maka keberagaman harus terus dikelola dengan baik arif dan bujaksana. Sehinga itu pemerintah daerah sangat mendukung adanya kegiatan yang sangat positif,” ujar Jacomina.
Jacomina pun menyampaikan harapan bupati, semoga hasil dari sosialisasi ini dapat menjadi pedoman bagi para pengajar, dalam hal ini guru-guru dalam mengimplementasikan pengetahuan kepada anak didik di sekolah masing-masing.
“Empat pilar ini harus ditanamkan kepada diri siswa bahwa, semangat dan jiwa kebangsaan harus tetap tumbuh di dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat ditunjukkan melalui peningkatan pengetahuan di dunia pendidikan,” harapnya.(irf)



