Ini Alasan Masyarakat Mengapa DP Harus Dua Periode
BOLMORA, POLITIK – Masyarakat pendukung Depri Pontoh (DP) mengemukakan alasan mengapa sang incumbent harus kembali bertarung pada Pilkada 2018, dan memimpin Bolmut pada periode 2018-2023 nanti.
Menurut para sinpatisan setia DP, alasan mengapa mereka tetap setia mendukung dan berharap agar sang petahana dapat kembali melanjutkan kepemimpinannya untuk periode ke depan cukup sederhana, ialah mereka merasa jika selama kepemimpinannya, papa Adit sapaan akrab DP, telah membuktikan dan membawa Kabupaten Bolmut lebih maju dari tahun ke tahun, bahkan dalam prestasinya mampu melampaui kemajuan daerah-daerah seumuran Bolmut khususnya pada program pembangunan.
“Alasannya sangat sederhana, beliau telah sukses mengubah wajah Bolmut menjadi lebih baik, bahkan jauh melampaui daerah-daerah seumuran Bolmut. Lantas apa yang harus kita ragukan dari kepemimpinan beliau. Untuk kami, harga mati papa Adit harus dua periode,” ungkap Julfikar Alamri, salah satu pendukung DP asal Desa Jambusarang, Kecamatan Bolangitang Barat.
Diungkapkannya, jika masih ada yang meragukan kepemimpinan DP selama ini, maka perlu dipertanyakan ada di mana mereka salama inj, sehingga ‘buta’ akan hasil dan kinerja DP salama ini. Karena, banyak deretan hasil pencapaian yang sudah dilakukan oleh DP, seperti pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang kini bisa melayani pasien BPJS, pembangunan jalan lingkar Jambusarang-Talaga dan Desa Kuala, 5 Puskesmas PONED, 3 pasar rakyat, dan 6 pasar tradisional, terminal tipe A, pengembangan potensi wisata Pantai Batu Pinagut, pembangunan kantor SKPD, serta masih banyak lagi lainya.
“Selain itu, dalam memaksimalkan kinerja agar dapat berjalan optimal, pembangunan gudang farmasi dan lain-lain menjadi bukti nyata dari catatan luar biasa yang telah ditorehkan pak Depri,” jelasnya.
Di bawah kendali DP juga lanjutnya, Bolmut mengais banyak penghargaan, mulai dari Kabupaten Sehat, Lomba Sekolah Sehat, hingga yang terkini mampu memenuhi kewajiban pemerintah untuk mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang pada erah sebelumnya tak mampu diwujudkan, bahkan dalam catatan sejarah peraihan predikat untuk pengelolaan keuangan di daerah Bolmut sangat buruk, dan dimasa DP lah semua dibenahi secara perlahan dan jelas.
“Jadi, masih adakah yang perlu kita dustakan dan ragukan?. Gunakan hati nurani dan bukan kepentingan. Kami yakin di kepemimpinan beliau berikutnya, Bolmut akan jauh lebih baik lagi,” sebutnya.
Sementara itu, Yunan Tegela, salah satu tokoh masyarakat di Bolmut mengungkapkan bahwa, dukungan masyarakat kepada sang incumbent saat ini merupakan bukti bahwa, dari sederet masyarakat masih banyak yang inginkan beliau memimpin, karena figur DP dinilai cerdas, santun dan religius serta terbukti mampu membawa Bolmut lebih baik lagi.
“Masyarakat sudah cerdas melihat dan memilih siapa sosok pemimpin yang benar-benar peduli kepada rakyatnya, dan DP telah membuktikannya lewat program-program yang pro terhadap kepentingan rakyat. Jika sekarang beredar isu-isu yang mempertanyakan soal program-program pemerintahan saat ini, jelas hal itu hanya isu untuk mempolitisir elektabilitas DP sebagai incumbent, dan itu murni sebuah gerakan black campaign (politik hitam),” pungkas Yunan.(irf)



