Nasional

Pulau Tak Berpenghuni di Gorontalo Rawan Persembunyian Teroris

BOLMORA, GORONTALO – Sebagian besar pulau yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Provinsi Gorontalo tidak berpenghuni. Sehingga rawan menjadi tempat persembunyian teroris atau para pelaku kejahatan. Hal itu sebagaimana dikatakan Bupati Gorut Indra Yasin, Jumat (08/07/2016).

“Bisa saja pulau-pulau di wilayah ini rawan dijadikan tempat persembunyian para teroris. Sebab, pulau-pulau tersebut tidak berpenghuni,” kata Indra, kepada sejumlah wartawan

Oleh karena itu, Pemkab Gorut berencana melakukan pengawasan secara ketat di 52 pulau yang tersebar di wilayah Gorut. Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan berbagai upaya agar pulau-pulau itu dapat dimanfaatkan, sehingga ada penghuninya. Berbagai upaya dimaksud adalah, menjadikan pulau-pulau tidak berpenghuni itu sebagai objek pariwisata, pengembangan budi daya rumput laut, dan peternakan sapi.

“Itu beberapa upaya yang menjadi solusi pengawasan dan pemanfaatan pulau-pulau yang dimiliki daerah kita. Kita ketahui bersama bahwa daerah ini sangat terbuka, akses menuju pulau-pulau yang dimiliki sangat mudah sehingga berpotensi dijadikan tempat persembunyian para teroris maupun pelaku kejahatan. Maka untuk meminimalisir hal-hal tersebut yakni, memanfaatkannya dengan pengembangna beberapa objek,” terang Indra.

Indra sangat menyayangkan jika pulau-pulau yang ada tidak dikelola, dikhawatirkan nanti akan salah dipergunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Apalagi, beberapa pulau di wilayah barat memiliki areal daratan yang cukup luas.

“Di situ tumbuh tanaman tahunan, bahkan beberapa memiliki areal hutan yang cukup lebat. Dalam waktu dekat pemerintah daerah berkerja sama dengan beberapa perguruan tinggi akan melakukan penelitian untuk pemanfaatan pulau agar tepat kelola,” ujarnya.

Dijelaskan bupati yang ramah terhadap para wartawan ini, sebelumnya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemkab Gorut sudah melakukan memanfaatkan beberapa pulau untuk pengembangan peternakan sapi. Seperti yang telah diuji coba di Pulau Ponelo atau pulau berpenghuni.

“Uji coba peternakan sapi baru dilakukan tahun ini. Rencananya pada tahun 2017 akan diawali dengan penelitian lokasi pulau yang tepat untuk pengembangan peternakan sapi ini,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan mendorong masyarakat di wilayah pesisir untuk membentuk kelompok yang akan mengelola bantuan pengembangan peternakan sapi, di pulau-pulau tidak berpenghuni.

“Upaya-upaya itu yang akan seger dilakukan, guna mendorong peningkatan pengawasan pulau-pulau di wilayah ini. Agar, tidak dijadikan tempat persembunyian teroris maupun pelaku kejahatan,” urai Indra.

Untuk diketahui, Kabupaten Gorut memiliki 52 pulau yang terbentang di sepanjang 317 kilo meter garis pantainya. Dua pulau berpenghuni yaitu Pulau Ponelo, di Kecamatan Ponelo Kepulauan, dan Pulau Dudepo di Kecamatan Anggrek. Sedangkan tiga pulau lainnya, yaitu Saronde, Bugisa dan Mohinggito, dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari. Sementara, untuk Pulau Mas, Raja dan Popaya merupakan kawasan cagar alam. Lain dari pada itu masih termasuk pulau yang tidak berpenghuni.(gun’s)

 

 

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button