Pemprov Sulut Berikan Bantuan Dana Hibah untuk Rumah Ibadah di Tondano
BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terhadap aspek keagamaan dan keberlangsungan peribadatan bagi umat beragama dapat dilihat dengan pemberian bantuan dana hibah untuk sarana rumah ibadah.
Terbaru, pada Kamis (13/6/2024), Pemprov Sulawesi Utara, melalui Wakil Gubernur (Wagub) Steven O.E. Kandouw, secara simbolis memberikan bantuan dana hibah untuk sarana rumah ibadah, di Tondano, Kabupaten Minahasa.

Dalam arahannya, Wagub Kandouw mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian pemerintah kepada masyarakat.
“Secara umum memang dana hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) diberikan kepada pada organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan serta pembangunan rumah ibadah, dan setiap tahun Pemprov Sulawesi Utara memberikan hibah. Untuk tahun ini, porsi terbesar untuk rumah ibadah walaupun dananyaterbatas,” ungkapnya.
Kandouw menagskan bahwa pemerataan pembangunan rumah peribadatan itu diiringi juga dengan rasa toleransi yang dikemas dalam rasa kebersamaan.
“Rumah ibadah memang prioritas, karena itu kebutuhan masyarakat dalam rangka meningkatkan iman. Kalau rumah ibadah nyaman, masyarakat enak untuk beribadah,” sebutnya.

Menurutnya, dengan adanya semangat ketahanan sosial di masyarakat, tentunya akan banyak komponen yang dilibatkan. Yang paling dominan adalah tokoh-tokoh agama, dalam hal ini gereja.
“Dengan asumsi, kalau kehidupan gereja sehat dan kuat, maka kehidupan masyarakatnya juga akan jauh lebih baik. Sehingga tidak heran, bantuan seperti diperpolehkan oleh Kemendagrai dan BPK. Subtansinya tolong diingat untuk memelihara kondusivitas kehidupan masyarakat. Olehnya, pengurus gereja juga harus terlibat,” cetus Kandouw.

Kandouw mengingatkan agar pihak gereja membantu mengamankan program pemerintah. Salah satu yang terpenting adalah peningkatan sumber Daya Manusia (SDM).
“Saat ini, infrastruktur jalan sudah jauh lebih bagus. Rumah sakit sudah banyak dibangun. Jadi, forkus peningkatan SDM, itu penting. Karena pak gubernur punya program peningkatan SDM,” bebernya.

Untuk itu, diingatkan masyarakat soal SDM. Karena penduduk Sulut ini hanya 2,6 juta dari 270 juta penduduk Indonesia, tidak sampai 1 persen di Republik Indonesia.
“Dari data sementara, di Sulawesi Utara lulusan SMA hanya 20 persen, dan 60 persen tidak lulus SMP. Sehingga, kita harus bermimpi tiga tahun dari sekarang. Kita harus berusaha 70 persen atau 100 persen lulus SMA. Itu salah satu visi pak gubernur. Tokoh-tokoh gereja harus mengingatkan kepada masyarakat tentang hal ini,” imbuh Kandouw.
Untuk diketahui, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar Rp25 juta, yang diterima langsung oleh pengurus rumah ibadah.
(Advertorial Diskominfo Sulut)


